![]() |
| Wali Kota Medan Rico Waas gerak cepat dalam menangani infrastruktur dasar. Penanganan di berbagai wilayah telah dilakukan normalisasi drainase dan pemeliharaan jalan secara masif.(foto: bsk) |
INILAHMEDAN - Medan: Wali Kota Medan Rico Waas gerak cepat dalam menangani infrastruktur dasar. Penanganan di berbagai wilayah telah dilakukan normalisasi drainase dan pemeliharaan jalan secara masif.
Data terbaru, sepanjang 21,46 kilometer saluran drainase di seluruh penjuru kota telah dinormalisasi. Tujuannya untuk meminimalisir titik genangan air dan memastikan aliran air berfungsi optimal saat intensitas hujan tinggi.
"Dari total 21.469 meter drainase yang dibenahi, wilayah Medan Utara mendominasi dengan pengerjaan terpanjang. Kami fokus dalam mengatasi tantangan geografis dan masalah luapan air di wilayah pesisir," kata Rico Waas melalui Kadis SDABMBK Kota Medan Khairul Azmi, Minggu (03/05/2026).
Sesuai data rincian capaian normalisasi drainase per wilayah yakni UPT Medan Utara 7.377,37 meter, UPT Medan Selatan: 6.191 meter, UPT Medan Barat 5.003,9 meter.
"Sedangkan UPT Medan Timur rincian normalisasi drainase yang telah diperbaiki 2.238 meter dan UPT Medan Kota 659 meter," katanya.
Aspek konektivitas juga menjadi perhatian serius. Selama periode yang sama, Pemko Medan telah merampungkan pemeliharaan jalan sepanjang 4.182 meter (4,18 Km).
Wilayah Medan Barat merupakan wilayah tertinggi dalam capaian perbaikan jalan. Panjang perbaikan jalan yang telah selesai yakni 1.522,66 meter. UPT Medan Selatan sepanjang 1.204,65 meter, UPT Medan Timur 530,59 meter, UPT Medan Utara 513,35 meter dan UPT Medan Kota sepanjang 411,55 meter.
"Dengan normalisasi yang mencapai puluhan kilometer dan perbaikan jalan yang terus berlanjut, wajah Kota Medan diharapkan semakin tertata dan bebas dari masalah klasik infrastruktur," katanya.(imc/bsk)
