![]() |
| Rico Waas menjamu makan siang sekaligus bersilaturahmi dengan anggota DPR RI Prananda Surya Paloh di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu (29/04/2026).(foto: bsk) |
INILAHMEDAN - Medan: Wali Kota Medan Rico Waas menyampaikan berbagai proyek strategis nasional yang tengah dan akan dibangun di Kota Medan.
Beberapa proyek nasional di antaranya pembangunan Sekolah Rakyat yang ditargetkan rampung pada Juni mendatang dan proyek PSEL (Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik) di kawasan Terjun, Medan Marelan.
"Saat ini Kota Medan sedang berada dalam fase percepatan pembangunan dengan hadirnya sejumlah program nasional yang dinilai akan mengubah wajah kota sekaligus pola hidup masyarakat," kata Rico Waas saat menjamu makan siang sekaligus bersilaturahmi dengan anggota DPR RI Prananda Surya Paloh di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu (29/04/2026).
Proyek nasional lainnya, kata Rico Waas, yakni BRT Mebidang yang akan menghubungkan Medan, Binjai, dan Deliserdang melalui sistem transportasi massal berbasis koridor.
Rico Waas juga menyampaikan sejumlah program prioritas Pemko Medan. Seperti pembenahan jalan dan trotoar, serta rencana revitalisasi hampir seluruh puskesmas di Kota Medan pada tahun ini.
"Kami berharap dukungan bapak Prananda Surya Paloh dalam mengawal berbagai kebutuhan dan aspirasi Kota Medan di tingkat pusat, mulai dari persoalan pendidikan, keagamaan, rumah ibadah, hingga persoalan pertanahan," ujar Rico Waas.
Prananda Surya Paloh menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah dan masyarakat.
“Silaturahmi ini penting untuk menyatukan visi. Kita boleh berbeda, tapi untuk Medan, kita harus bersama,” ujarnya.
Prananda juga memastikan komitmennya membawa berbagai aspirasi pembangunan Kota Medan ke tingkat pusat, termasuk dukungan program dan anggaran.
“Saya siap mendorong kebutuhan Kota Medan di pusat. Tidak ada kata gagal untuk Medan,” tegasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain anggota DPRD Sumut Defri Noval Pasaribu, Rony Reynaldo Situmorang, Mustafa Kamil Adam, anggota DPRD Kota Medan Afif Abdillah, M Afri Rizki Lubis, dan Faisal Arbie.(imc/bsk)
