|

Gerindra: Kebocoran Pendapatan Daerah Masif Selama Amir Hamzah Jadi Wali Kota Binjai

Anggota Fraksi Gerindra Ronggur Simorangkir.(foto: dok)

INILAHMEDAN - Binjai: Fraksi Partai Gerindra DPRD Binjai prihatin tren target pendapatan daerah Pemko Binjai -16,23% di tiga tahun terakhir  terjadi banyak kebocoran masif selama Amir Hamzah jadi Wali Kota.

“Kita sudah baca dokumen hasil evaluasi dari Gubernur Sumut terkait Rancangan APBD 2026. Ada banyak catatan, salah satunya Gubernur memberi catatan terkait tren pendapatan daerah yang menurun -16,23%,” kata anggota Fraksi Gerindra Ronggur Simorangkir saat ditanya terkait APBD 2026.

Ronggur menjelaskan, ada sangat banyak catatan dari Gubernur terkait APBD 2026 dan sepertinya catatan-catatan itu tidak ditindaklanjuti oleh Pemko sehingga implikasinya salah satunya itu ialah tren pendapatan daerah yang menurun.

Ronggur juga menyoroti Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 yang tak capai target. “Di tahun 2025 Pemko hanya mampu mencapai 66,54% ini terparah dari tahun 2024 yakni mencapai 62,96% dan ditahan 2023 sebesar 49%,” katanya.

Menurut Ronggur, itu artinya selama menjadi Wali Kota, Amir Hamzah tidak becus bekerja karena tren pendapatan daerah selalu menurun.

"Bisa jadi selama beliau jadi Walikota ada keran yang sengaja dibiarkan bocor," katanya.(imc/bsk)

Komentar

Berita Terkini