![]() |
| Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melansir bahwa jumlah penduduk miskin terbesar di Sumut berada di Kota Medan.(foto: bsk) |
INILAHMEDAN - Medan: Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melansir bahwa jumlah penduduk miskin terbesar di Sumut berada di Kota Medan. Data ini seolah 'mengcounter atack' pernyataan resmi yang disampaikan Pemko Medan bahwa investasi tahun 2025 meroket tajam, indeks pembangunan ekonomi naik dan adanya perekrutan 23 ribu jumlah tenaga kerja di tahun 2025.
"Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin terbesar di Sumut berada di Kota Medan. Sementara Deliserdang, Binjai, merupakan yang terendah (jumlah penduduk miskin)," kata Kabid Statistik Dinas Kominfo Sumut Ika Hardina Lubis pada temu pers di kantor Gubernur Sumut, Kamis (26/02/2025).
Dina menyebut data kemiskinan tersebut dilihat dari faktor jumlah penduduk. Medan misalnya, merupakan kota dengan jumlah penduduk terbesar dibanding kabupaten kota lainnya di Sumut.
"Ini sama persis untuk data kemiskinan provinsi. Seperti Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah," kata Dina membandingkan.
Dina tidak memaparkan data apakah ada indeks penurunan angka kemiskinan setiap tahun di Kota Medan meski secara umum masih menempati posisi teratas dalam jumlah angka kemiskinan.
"Oh, izin, kalau Medan memang saya tadi tidak buka datanya. Yang saya sampaikan tadi (data) provinsi (33 kab/kota). Tapi kalau BPS untuk provinsi ada penurunan memang untuk angka kemiskinan Provinsi Sumatera Utara. Tapi untuk Medan dan kabupaten kota lainnya tadi memang tidak kita bedah seperti apa penurunan per kabupaten kota," kata Dina.
Dina meluruskan anggapan conter attack (serangan balik) ke Pemko Medan terkait pernyataan resmi Pemko Medan yang menyebutkan pertumbuhan pembangunan ekonomi menunjukkan tren positif. Seperti investasi meningkat tajam, pertumbuhan UMKM dan terbukanya lapangan pekerjaan dengan menampung 23 ribu tenaga kerja Kota Medan pada 2025.
*Yang kita paparkan ini profil saja. Gak ada ya counter attack," katanya.(imc/bsk)
