-->
    |

Wali Kota Bobby Butuh Pejabat Tanggap Tangani Pusat Masalah

Wali Kota Medan Bobby Nasution memberikan bantuan kepada warga korban banjir di Kecamatan Medan Denai baeu-baru ini. (foto: dok) 


INILAHMEDAN - Medan: Ketegasan ditunjukkan Wali Kota Medan Bobby Nasution terhadap pejabatnya yang bekerja lambat dan lalai. Terhitung, Senin (01/11/2021), Bobby mencopot Kepala UPT Operasional dan Pemeliharaan Jalan dan Drainase (OPJD) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Wilayah Medan Kota, Abidin. Sebab, yang bersangkutan dinilai kurang cepat dan tanggap menangani masalah drainase tersumbat meskipun sudah dikeluhkan warga. Kelalaian itu menyebabkan rumah warga kebanjiran.

Pencopotan ini dilakukan Bobby Nasution usai meninjau korban puting beliung di Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Sabtu (30/10/2021) dini hari lalu. Selain melihat kondisi warga, kedatangan menantu Presiden RI Joko Widodo tersebut juga meninjau kondisi drainase yang tidak berfungsi dengan baik sehingga memicu terjadinya banjir di kawasan tersebut.

Cepat tanggap terhadap suatu masalah yang dilakukan Bobby tersebut sekaligus menegaskan bahwa seluruh jajaran di Pemko Medan harus hadir langsung ke pusat masalah.

Akibat dari drainase yang bermasalah tersebut, air tidak mengalir padahal drainase itu cukup vital, sebab menghubungkan tiga kecamatan yakni Kecamatan Medan Denai, Medan Area dan Medan Kota. Tak pelak, kondisi tersebut mengakibatkan terjadinya banjir dan air pun baru surut satu jam kemudian.

Mendapati kondisi tersebut, Bobby Nasution langsung memanggil Kepala UPT OPJD. Namun, sebagai pihak yang dipercaya untuk bertanggung jawab dalam masalah drainase di wilayah tersebut, Kepala UPT OPJD justeru tidak ada di lokasi, hingga kehadirannya pun dinanti Bobby. Kondisi tersebut akhirnya membawa pada pencopotan dirinya karena dinilai lambat dan lalai. Sebab, Bobby ingin pejabat di lingkungan Pemko Medan tidak berleha-leha dan berpangku tangan di tengah kondisi masyarakat yang mengalami kesulitan.

 “Memang benar telah ada pencopotan Kepala UPT Dinas PU. Ini hal biasa, sebagai penyegaran. Sebab, yang kita inginkan adalah pejabat yang bisa bekerja dengan baik, cepat dan efektif. Namun, ini juga sebagai pelajaran bagi pejabat lain agar serius dalam bekerja. Amanah, maka jangan bermain-main. Terlebih, masalah drainase yang menjadi concern kita saat ini. Maka, jangan berleha-leha, harus kerja keras, cepat dan efektif untuk masyarakat,” kata Bobby.

Pencopotan Kepala UPT OPJD dibenarkan Plt Kadis PU Kota Medan Fery Ichsan. Diakui Fery, pencopotan dilakukan Bobby usai melakukan peninjauan korban puting beliung di Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai.

“Kemarin Pak Wali meninjau ke sana sekaligus mengecek drainase. Lalu, Pak Wali memanggil Kepala UPT, tapi beliau datangnya sedikit telat dan drainase di wilayahnya pun bermasalah. Jadi, memang benar dicopot,” ungkap Fery.(imc/bsk)

Komentar

Berita Terkini