-->
    |

Kenakan Pakaian Adat Melayu Polres BB Gelar Ops Patuh Toba Prokes 2021


INILAHMEDAN
- Batubara : Polres Batubara (BB) menggelar kegiatan Operasi Patuh Toba 2021 penerapan protokol kesehatan (Prokes) covid-19 dan terciptanya tertib berlalu lintas di wilayah hukum (wilkum) nya pada Sabtu (02/10/21).

Dalam kegiatan kali ini personil Polres Batubara mengenakan pakaian adat Melayu Kabupaten Batubara di Jalinsum Lima Puluh, Cinta Dame Kabupaten Batubara.

Operasi Patuh Toba itu dilaksanakan Sat Lantas Polres Batubara dengan instansi terkait dipimpin Kanit Regiden Ipda Elon Sitinjak selaku Kasubsatgas Gakkum Operasi Patuh Toba Polres Batubara bersama Kasatgas Gakkum Ops Patuh Kasat Lantas AKP Eridal Fitra.

Kegiatan dilaksanakan dengan sasaran masyarakat yang melanggar prokes serta melakukan himbauan terkait prokes covid-19 dan kepatuhan tertib berlalu lintas.

" Pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2021 Polres Batubara dengan sasaran terciptanya Kamseltibcarlantas dan edukasi penerapan protokol kesehatan covid-19, guna mencegah penyebaran dan memutus mata rantai covid-19,” kata Kasat Lantas AKP Eridal Fitra.

Dikatakan Eridal bahwa kegiatan Operasi Patuh Toba 2021 Polres Batubara dilaksanakan dengan menggunakan pakaian adat Melayu, guna menarik simpatik masyarakat dalam hal penerapan Prokes dan tertib berlalu lintas di wilayah Kabupaten Batubara.

" Kita juga melakukan pemeriksaan kendaraan dan bus serta melakukan tindakan bagi yang melampaui kapasitas penumpang sesuai dengan Intruksi Mendagri No 20/2021 untuk kapasitas penumpang 50 persen, serta menghimbau untuk disiplin mentaati prokes untuk memutus penyebaran covid-19,” ujar Eridal.

Dalam kesempatan itu juga Polres Batubara mengimbau warga agar jangan kendor dalam penerapan prokes covid-19 dan disiplin 5 M dalam kehidupan sehari-hari, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas keluar rumah.

" Dalam Operasi Patuh Toba 2021 kali ini, kita juga memberikan tindakan terhadap masyarakat yang tidak menggunakan masker dan tidak menaati prokes di Jalinsum Lima Puluh tepatnya di depan Pajak Cinta Dame namun tetap kita lakukan secara humanis,” jelas Eridal. (imc/joy) 


Komentar

Berita Terkini