-->
    |

Kodam I/BB Buka Catam Gelombang I


INILAHMEDAN - Medan : Markas Besar (Mabes) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat membuka kesempatan bagi para pemuda Indonesia di Wilayah Kodam I/BB menjadi Calon Tamtama (Catam) Prajurit Karier TNI AD Gelombang I Tahun 2020.

Pendaftaran dimulai pada 1 Januari - 24 Februari 2020 secara online melalui website penerimaan prajurit TNI di alamat http:/rekrutmen-tni.mil.id.

Sementara untuk daftar ulang dan validasi pada 24 Februari - 6 Maret 2020 di tempat pendaftaran yakni, Ajendam I/BB Medan, Ajenrem 022/PT Pematangsiantar, Ajenrem 023/KS Sibolga, Ajenrem 031/WB Pekanbaru, Ajenrem 032/WBR Padang dan Ajenrem 033/WP Tanjung Pinang.

Dengan menunjukkan dokumen asli dan menyerahkan fotokopi 1 (satu) lembar yang telah dilegalisir antara lain : Print Out pendaftaran online,  Ijazah SD, SMP, SMA beserta SKHU.

Dan bagi yang masih duduk di kelas III SMA agar melampirkan raport kelas I s/d III semester I serta membawa surat keterangan dari sekolah bahwa calon adalah siswa kelas III yang terdaftar sebagai peserta UAN.

KTP calon dan KTP orang tua/wali. Kartu Keluarga orang tua/wali. Akta Kelahiran, Surat Keterangan Babinsa. SKCK Polri setempat. Surat permohonan menjadi Prajurit (tulis tangan tinta biru). Paspoto 4x6 cm sebanyak 2 (dua) lembar.

Bagi yang berminat dibukanya pendaftaran Calon Tamtama PK TNI AD gelombang I TA 2020 itu dengan persyaratan : Warga Negara Indonesia. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan kepada Pancasila dan UUD tahun 1945.

Umur pada saat masuk pendidikan pertama 20 April 2020 berumur paling rendah 17 tahun 9 bulan dan paling tinggi 22 tahun. Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri. Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata.

Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Adapun persyaratan lain, laki-laki, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri. Serendah-rendahnya ijazah SMP/sederajat atau setara baik negeri atau swasta yang terakreditasi (tidak berlaku Paket B). Memiliki tinggi badan sekurang-kurangnya 163 Cm serta memiliki berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku.

Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama sampai 2 tahun setelah selesai pendidikan pertama. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun.

Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Harus mengikuti pemeriksaan/pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi, Administrasim Kesehatan, Jasmani, Mental Ideologim Psikologi.

Untuk persyaratan tambahan harus ada surat persetujuan orang tua/wali selama proses penerimaan prajurit, tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan dalam bentuk apapun, kapanpun dan dimanapun.

Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud. Tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik/bekas tindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.

Bagi yang sudah bekerja harus melengkapi persyaratan sebagai berikut, melampirkan surat persetujuan/ijin dari Kepala Dinas/Jawatan/Instansi yang bersangkutan, bersedia diberhentikan dari status pegawai, bila diterima menjadi Tamtama PK TNI AD.

Melampirkan surat keterangan dari Babinsa setempat dengan diketahui Lurah/Kades asal tempat tinggal. Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung.

Apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma, jika pelanggaran tersebut diketemukan dikemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama. (joy)



Komentar

Berita Terkini