-->
    |

Hanya 28 Hari, Satgas TMMD Kodim0204/DS Wujudkan Rumah Oktagonal Horaimin


INILAHMEDAN - Sipispis : Horaimin br Damanik termasuk warga kurang mampu yang tinggal di Desa Pispis Kampung, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut).

Namun nasib berkata lain. Di usia senjanya, janda 80 tahun ini malah mendapat keberuntungan. Khususnya setelah adanya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 yang dilaksanakan Komando Distrik Militer (Kodim) 0204/Deliserdang (DS).

Bagaimana tidak? Rumah yang ditempatinya selama puluhan tahun terbilang tidak layak atau masuk kategori rumah tidak layak huni (RTLH). Rumah yang lantainya kusam, dinding dari papan (kayu) dan tepas bambu, atap bagian depan pakai daun rumbia, meski sebagiannya sudah memakai seng, tak disangka dan dinyana kini sudah berubah bentuk dan lebih permanen. Bahkan, menjadi rumah percontohan anti puting beliung.

Tak sampai sebulan, tepatnya hanya 28 hari pengerjaan dilakukan. Tak sedikit tenaga dicurahkan. Hasilnya pun sangat memuaskan.

Pengerjaan dimulai tanggal 2 Oktober 2019 lalu, diawali dengan pembongkaran rumah awal. Pembongkaran memakan waktu tiga hari. Pada tanggal 5 Oktober 2019, mulai dilakukan pembuatan pondasi. Berturut-turut, tanggal 10 Oktober 2019, pemasangan dinding. Tanggal 13 Oktober dikebut ke pemasangan kusen jendela dan pintu.

Kemudian di tanggal 17 Oktober 2019, pemasangan tombak layar dan menaikan kerangka baja ringan. Tiga hari berselang, tanggal 20 Oktober 2019 dilanjutkan pemasangan atap seng dan di tanggal yang sama sampai tanggal 24 Oktober 2019, dilakukan pemlasteran dinding dalam dan luar.

Di tanggal 25 sampai 28 Oktober 2019, dilakukan pemasangan lantai keramik, wastafel dan kamar mandi. Dilanjutkan pemasangan pintu dan jendela. Di tanggal 29 Oktober 2019, pengecatan rumah dan tanggal 30 Oktober, finishing serta pembersihan. Pengerjaan pun rampung 100 persen.

Komandan Kodim (Dandim) 0204/DS yang juga Kepala Satuan Tugas (Satgas) TMMD Kodim 0204/DS, Letkol Kav Syamsul Arifin SE, M.Tr (Han), berujar percobaan pembangunan rumah model tahan bencana puting beliung dalam TMMD ke-106 ini, didasari atas seringnya bencana puting beliung melanda Kabupaten Sergai dan Deliserdang.

“Atas dasar tersebut, Pangdam I/BB memerintahkan Zidam I/BB membuat kontruksi bangunan dengan rumah tahan bencana puting beliung. “Pembangunan rumah sekaligus disumbangkan kepada masyarakat yang tidak mampu,” katanya.

Letkol Syamsul Arifin menerangkan secara rinci pembangunan dan keunggulan rumah tersebut jika dibandingkan rumah pada umumnya, seperti bentuk bangunan oktagon untuk antisipasi arah puting beliung yang berputar, ukuran luas bangunan prototype 43 meter persegi (bisa dikembangkan atau disesuaikan keinginan), memiliki penahan angin untuk melindungi atap dan struktur atap serta kuda-kuda diklemp dengan kuat pada ringbal, model aerodinamis untuk mengalirkan kekuatan angin agar berkurang daya rusaknya, struktur bangunan kokoh menyatu dan saling mengikat, memenuhi syarat membangun rumah aman dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU-PR) dan menggunakan bahan Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Kinerja ini bukan hasil dari pekerjaan kami sendiri, melainkan ada partisipasi masyarakat di dalam bergotong royong bersama untuk mensukseskan program Satgas TMMD di wilayah Sipispis ini,” ucap Dandim.

Horaimin Br Damanik dalam sebuah kesempatan, mengucap syukur dan berterimakasih banyak kepada personel Satgas TMMD ke-106 Kodim 0204/DS khususnya, dan masyarakat pada umumnya.

“Semoga ketulusan bapak-bapak TNI dan kebaikan di dalam membantu kami warga kecil diberikan pahala oleh Allah SWT serta kesehatan dan kelancaran tugas bapak-bapak TNI,” kata Horaimin. (bsk/imc)
Komentar

Berita Terkini