![]() |
| Wali Kota Medan Rico Waas pada sidang Paripurna DPRD Kota Medan tentang Laporan Pelaksanaan Reses VI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 Pimpinan dan Anggota DPRD Medan Tahun 2026 Dapil Medan 1 sampai 5 di gedung DPRD Medan, Senin (31/08/2026).(foto: bsk) |
INILAHMEDAN - Medan: Rico Waas mulai kesal. Kekesalan Wali Kota Medan ini dipicu sikap sejumlah anak buahnya (pimpinan OPD) yang tidak kooperatif bersinergi dengan wakil rakyat. Sumber kekesalan Rico Waas terkait ucapan anggota DPRD Medan Agus Setiawan yang menyebut lebih mudah menghubungi Wali Kota ketimbang OPD. Terpengaruh?
"Tadi pak Agus bilang ke saya lebih mudah menghubungi Wali Kota dari pada OPD, kabid-kabid maupun UPT. Ini perlu dievaluasi," kata Rico Waas pada sidang Paripurna DPRD Kota Medan tentang Laporan Pelaksanaan Reses VI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 Pimpinan dan Anggota DPRD Medan Tahun 2026 Dapil Medan 1 sampai 5 di gedung DPRD Medan, Senin (31/08/2026).
Rico Waas mengaku keluhan-keluhan seperti itu sudah cukup sering sampai kepadanya. Rico Waas pun memerintahkan Pj Sekda Medan Errin Fahrurrazi melakukan evaluasi.
"Hari ini saja udah dua kali saya dengar dari anggota dewan. Untuk Dinas SDABMBK, kadis dan kabid-kabidnya masih bisa dihubungi. Tapi kenapa kepala UPT susah dihubungi. Susah berkoordinasi dan menyampaikan permasalahan," katanya.
Bagi Rico Waas, apa yang disampaikannya merupakan otokritik. Sebab dia merupakan pimpinan dari seluruh perangkat daerah di Pemko Medan.
"Ini otokritik ya. Jadi bahan evaluasi juga sebagai pimpinan. Saya minta para OPD membenahi komunikasinya," tegasnya.
"Masyarakat butuh respon cepat. Kami harapkan sinergi ini bisa terus terjaga," katanya.(imc/bsk)
