-->
    |

Kapolda Sumut Petakan Zonasi Aman, Rawan, Sangat Rawan dan Khusus di Pilkada



INILAHMEDAN - Medan: Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin menyebutkan, dalam menuju Pilkada serentak di seluruh Indonesia 9 Desember 2020, Provinsi Sumut merupakan daerah terbesar ikut Pilkada, yakni 16 kabupaten dan 6 kota dengan jumlah total TPS 19.919.

Kata Kapolda, TPS-TPS itu masuk ke dalam beberapa kategori. Untuk kategori aman 18.502 TPS,  rawan 1.223 TPS, sangat rawan 179 TPS, sedangkan khusus 15 TPS.

"Sedangkan jumlah paslon yang ikut Pilkada serentak di Sumut, ada 65 paslon, terdiri dari 54 paslon diusung  partai, 11 independen, plus ada 3 daerah yang paslon calon tunggal, 7 paslon dari TNI,  3 paslon dari Polri dan sisanya 19 paslon berlatarbelakang petahana," ujar Kapolda Sumut, Senin (24/11/2020) di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumut di Medan.

Hadir dalam rapat tersebut, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung, anggota Komisi II DPR RI Djarot Saiful Hidayat, Junimart Girsang, Perwakilan Kodam I/BB, Bupati Karo Terkelin Brahmana, Kakesbang Karo Tetap Ginting. 

Di sisi pengamanan untuk gangguan, ancaman dan deteksi dini, Kapolda mengatakan, untuk menangkis situasi ganggguan di  23 kabupaten/kota se-Sumut, pihaknya menurunkan 20.669 personel termasuk dari unsur TNI.  

Sementara Bupati Karo Terkelin Brahmana mengaku Pilkada di Karo  ada beberapa spesifik yang telah terdata dan terekam dalam menyikapi situasi dan ancaman.  

"Sesuai paparan Kapolda Sumut, di Karo memiliki 927 TPS, namun dikategorikan hanya 925 TPS titik aman dan 2 masuk zona rawan," ungkap Terkelin Brahmana.

Berkaitan dengan itu, Bupati Karo menegaskan, pihaknya akan terus berkordinasi dengan KPUD, Bawaslu  dan Forkopimda Karo, guna  mempelajari kembali terkait adanya kategori 2 TPS yang dianggap rawan.

"Kita akan tetap melakukan langkah-langkah antsipasi untuk meminimalisir situasi agar tidak terjadi kerawanan sesuai prediksi ancaman yang ada," ujar Terkelin Brahmana.(imc/is) 

Komentar

Berita Terkini