|

Pemkab Batubara Masak 1 Ton Kepah Sere dan Kirim 6 Truk Bantuan Korban Bencana Alam

Bupati Batubara Baharuddin Siagian menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Batubara yang telah berpartisipasi dalam memberikan bantuan kepada korban terdampak banjir bandang dan longsor di sejumlah kabupaten/kota.(foto: olan)

INILAHMEDAN - Batubara: Bupati Batubara Baharuddin Siagian menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Batubara yang telah berpartisipasi dalam memberikan bantuan kepada korban terdampak banjir bandang dan longsor di sejumlah kabupaten/kota.

Bupati Baharuddin Siagian mengatakan itu di Kantor Bupati Batubara, Kecamatan Lima Puluh, Kamis (11/12/2025).

Bantuan tersebut disalurkan kepada wilayah yang paling terdampak, yaitu Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Kota Padangsidempuan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Langkat, hingga Provinsi Aceh.

Menurut Bupati, bentuk kepedulian masyarakat Batubara yang terkumpul dalam berbagai bantuan kebutuhan pokok mencapai sekitar 6 truk, terdiri dari air mineral, mie instan, beras, pakaian layak pakai, serta obat-obatan atau vitamin. 

Selain itu, kata Bupati, Baznas Batubara juga turut memberikan bantuan berupa pembalut wanita dan makanan ikan kaleng.

Terkait proses pengiriman bantuan, Bupati Baharuddin menjelaskan bahwa saat ini sejumlah akses jalan menuju daerah terdampak masih belum sepenuhnya kondusif. Untuk itu, pihaknya berkoordinasi dengan Balai Besar Jalan Nasional guna memastikan jalur aman dilewati kendaraan pengangkut bantuan.

Bupati juga menyampaikan bahwa Pemkab Batubara menyiapkan bantuan khusus yang sangat bermakna, yaitu masakan khas Batubara, kepah sere sebanyak 1 ton, yang akan dimasak dalam rangka peringatan HUT ke-19 Pemerintah Kabupaten Batubara.

“Kita akan memasak makanan khas Batubara yaitu kepah sere. Kepah sere akan dimasak sebanyak 1 ton yang nantinya akan kita sumbangkan kepada saudara-saudara kita yang mengalami bencana alam yang cukup berat,” ujar Bupati.

Beliau menjelaskan bahwa pemilihan kepah sere dilakukan karena makanan ini memiliki daya tahan lama dan aman didistribusikan jarak jauh.

“Mengapa kepah sere? Karena ini seperti rendang, kepah sere bisa tahan lama dengan proses dan packaging yang baik,” tambahnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa Kabupaten Batubara sendiri ikut terdampak bencana alam meski tidak separah di daerah lain.

“Ada jembatan dan infrastruktur jalan yang putus tetapi tidak terlalu berat. Ada 8 kecamatan yang terkena musibah,” jelasnya.

Selain penyaluran bantuan, Bupati juga menyampaikan bahwa dalam rangka HUT ke-19, Pemkab Batubara akan melaksanakan zikir dan doa untuk keselamatan bangsa.

“Zikir dan doa untuk keselamatan bangsa akan digelar di Aula Kantor Bupati Batubara," kata Bupati.

Bupati berharap seluruh rangkaian kegiatan dan bantuan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat terdampak serta menjadi bukti nyata solidaritas dan kepedulian masyarakat Batubara. (imc/olan)

Komentar

Berita Terkini