|

Gubsu Tabur 45 Ribu Benih Ikan Nilem Dan Tawes Di Danau Toba


INILAHMEDAN - Parapat: Gubsu Tengku Erry Nuradi menabur 45 ribu benih ikan di perairan Danau Toba, rabu (22/03/2017). Ini sebagai upaya pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan nelayan.

Ikan yang disebar jenis Nilem (Paitan) dan Tawes hasil penangkaran Dinas Perikanan dan Kelautan Provsu tersebut bagian dari target restocking satu juta benih di perairan Danau Toba untuk tahun 2017.

Hadir mendampingi Gubsu Ketua Komisi E DPRD Sumut Zahir, sejumlah bupati se-kawasan Danau Toba di antaranya Simalungun, Samosir, Tobasa, Humbahas, Karo dan Wakil Wali Kota Pematang Siantar.

Gubsu sendiri didampingi Kepala Dinas Perikanan Kelautan Zonny Waldi, Kepala Bappeda Irman, Kadis Perhubungan Anthony Siahaan, Kadis Pariwisata E Marbun, Plt Kabiro Otda Basarin Tanjung, Plt Kabiro Humas Ilyas Sitorus serta sejumlah pejabat lain.

Gubsu mengatakan penaburan benih ikan tersebut sejalan dengan banyaknya pengaduan masyarakat bahwa jumlah hasil tangkapan nelayan semakin berkurang dari sebelumnya. Sehingga program ini adalah bagian dari upaya melestarikan lingkungan Danau Toba, khususnya perbaikan kualitas air juga peningkataan perekonomian nelayan.

"Jadi kami lakukan penaburan benih sebanyak 15 ribu benih ikan tawes dan 30 ribu benih ikan nilem (paitan). Mudah-mudahan apa yang kita tabur ini bisa berkembang biak dengan baik," ujar Gubsu.

Tidak hanya itu, setelah menabur benih ikan yang sudah dilakukan beberapa kali di kota wisata tersebut, lanjut Gubsu, Pemprov Sumut berharap seluruh masyarakat dan pihak terkait bersama menjaga lingkungan Danau Toba. Dengan begitu, ikan akan mendapatkan tempat yang baik untuk berkembang biak.

"Makanya kalau kualitasnya jelek, tentu akan membuat habitat ikan ini menjadi terganggu. Makanya kalau bicara perikanan, tidak terlepas dari isu lingkungan," kata Gubernur.

Selain itu, Gubsu berharap setelah aksi yang dilakukan Pemprov Sumut ini menjadi stimulus kepada pemerintah kabupaten se-kawasan Danau Toba untuk melakukan kegiatan serupa untuk menambah jumlah ikan endemik sekaligus meningkatkan penghasilan nelayan yang mencari kehidupan dari menangkap ikan di danau Super Volcano tersebut.

"Karena kondisinya sekarang kita tahu, ikan pora-pora yang sebelumnya banyak sekarang sudah banyak berkurang. Sehingga mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini bisa diikuti kabupaten lain," sebutnya. (bsk)
Komentar

Berita Terkini