|

Pemkab Simalungun Resmi Berangkatkan Jamaah Calhaj Menuju Tanah Suci Tahun 2026

Pemkab Simalungun melepas keberangkatan seratus jamaah calon haji untuk melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci.(foto: har)

INILAHMEDAN - Simalungun: Pemkab Simalungun melepas keberangkatan seratus jamaah calon haji untuk melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci.

Acara pelepasan berlangsung di halaman Masjidil Asy Syuhada Korem 022/PT, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Sumatera Utara, Rabu (06/05/2026).

Prosesi pelepasan dilakukan Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih, didampingi unsur Forkopimda dan diiringi dengan kumandang azan serta lantunan talbiah yang menyentuh hati.

Rombongan jamaah akan didampingi oleh empat orang petugas penyelenggara, yaitu Ketua Kloter, Riswansyah Hasibuan, Pembimbing Ibadah Haji, Sumarno, serta dua orang petugas kesehatan Nila Khairani Saragih dan Dewi Surya.

Acara diawali dengan doa pembuka yang dipimpin Ketua MUI, dilanjutkan dengan pembacaan talbiah bersama dipimpin Group Al Ihwan.

Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Simalungun, Ghozali Nasution, melaporkan bahwa sebanyak 100 jamaah terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter). Pembagian tersebut yaitu Kloter 3 (1 orang), Kloter 9 (7 orang), Kloter 11 (2 orang), dan sudah sampai di Makkah dengan selamat.

"Pada hari ini kita berangkatkan jamaah kita yang tergabung dalam Kloter 14 sebanyak 90 orang yang merupakan kelompok terbanyak dari Simalungun, didampingi tiga petugas haji, dan akan bergabung dengan jamaah asal Tapanuli Tengah dan Kota Medan," jelas Ghozali.

Gozali berpesan agar seluruh jamaah selalu mengikuti arahan petugas, menjaga kesehatan, dan berdoa agar mendapatkan haji yang mabrur dan mabruroh.

Sementara itu, Ketua DPRD Simalungun, Sugiarto, berharap para petugas pendamping dapat menuntun jamaah dengan baik agar mereka bisa fokus beribadah.

Bupati Anton Achmad Saragih mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama melantunkan talbiah. Bupati juga membagikan pengalaman pribadi saat menunaikan ibadah haji pada tahun 1981 dan 1994.

"Yang paling berat itu saat pulang haji, apakah kita menjadi semakin baik atau sama saja karena banyak godaannya. Maka dari itu, niatkan dengan kuat. Insya Allah rombongan akan pulang pada tanggal 16 Juni menjadi haji mabrur, berangkat dan pulang dengan jumlah yang sama," kata Bupati.

Dari data yang diperoleh, jamaah laki-laki tertua berusia 80 tahun atas nama Rahman Redjo Setiko dan termuda Derian Reditya Nugraha (23 tahun). Sementara jamaah wanita tertua adalah Kaminah Damanik (82 tahun) dan termuda Alma Dhea Arum Sari (25 tahun).

Rangkaian acara juga dilakukan penyerahan rompi Kementerian Haji kepada Bupati Simalungun dan penyerahan pataka Habonaron Do Bona kepada ketua rombongan sebagai doa restu agar perjalanan jamaah selamat dan lancar.(imc/har)

Komentar

Berita Terkini