![]() |
| Wali Kota Medan Rico Waas menggunakan perahu karet saat meninjau gotong royong massal di Bantaran Sungai Babura, Sabtu (14/02/2026).(foto: bsk) |
INILAHMEDAN - Medan: Wali Kota Medan Rico Waas menggunakan perahu karet saat meninjau gotong royong massal di Bantaran Sungai Babura, Sabtu (14/02/2026).
Gotong royong massal ini bantaran sungai ini mulai dari jembatan jalan Mogonsidi hingga bantaran sungai Taman Beringin.
Dari atas perahu, Rico Waas melihat langsung kondisi sungai sekaligus memastikan titik-titik yang berpotensi menimbulkan persoalan, terutama pasca banjir yang sempat melanda beberapa waktu lalu.
Rico Waas juga membuka sesi dialog terbuka antara pemimpin dengan masyarakatnya.
“Kita duduk, tanya jawab, apa kira-kira harapan bapak dan ibu sekalian, apapun itu kita serap,” kata Rico Waas.
Hadir di sana anggota DPRD Medan Iswanda Nanda Ramli dan Rizki Lubis, unsur forkopimda dan jajaran Pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.
Salah seorang warga Kelurahan Anggrung, Hutahean, mengeluhkan pohon tumbang di sekitar sungai Babura, tepatnya di belakang Gereja Elim.
"Pohon tumbang yang sudah terjadi berbulan-bulan sampai saat ini belum diangkat sehingga menyebabkan penumpukan sampah," katanya.
Rehana warga lainnya, mengeluhkan jalan rusak di kawasan Teuku Umar, belakang Sun Plaza hingga tembus ke Pasar Muara Takus.
"Kami mohon diperbaiki," ujarnya.
Rico Waas mencatat seluruh keluhan warga dan menginstruksikan dinas terkait agar mengecek dan melakukan perbaikan.
Soal pohon tumbang yang belum diangkat di aliran sungai, Rico Waas segera berkoordinasi dengan Badan Wilayah Sungai (BWS) Medan dan berencana menurunkan alat berat dari dinas SDABMBK sekaligus membersihkan sampah-sampah yang ada di sungai.(imc/bsk)
