![]() |
| ledakan terjadi di sebuah rumah di komplek perumahan Grand Polonia Medan, Senin (20/07/2026) siang.(foto: bsk) |
INILAHMEDAN - Medan: General Manager Regional I Perusahaan Gas Negara (PGN) Andi Sangga membenarkan pihaknya menyuplai gas tanam untuk warga di komplek perumahan Grand Polonia Medan. Andi memastikan gas bumi aman digunakan masyarakat.
"Untuk gas bumi sebenarnya sangat aman gitu ya. Karena kalau namanya terlepas di udara, dia langsung menguap," kata Andi saat ditemui di lokasi ledakan, Selasa (21/07/2026).
Sebelumnya, ledakan terjadi di sebuah rumah di komplek perumahan Grand Polonia Medan, Senin (20/07/2026) siang. Ledakan itu mengakibatkan tiga orang tewas. Kuat dugaan ledakan itu bersumber dari kebocoran pipa gas bumi milik PGN yang digunakan warga.
Terkait penyebab ledakan, Andi belum bisa bicara banyak. Untuk penyebab pastinya Andi masih menunggu hasil rapat investigasi kepolisian.
"Kita tunggu hasil investigasi bersama. Kami mendukung apa yang dilakukan kepolisian dan labfor," katanya.
Pipa gas bumi di perumahan Grand Polonia sudah terpasang sejak 2003. Andi mengatakan pihaknya secara berkala melakukan pengecekan dan perawatan jaringan gas tersebut. PGN juga langsung menutup jaringan gas usai terjadi ledakan.
Sebelumnya Polrestabes Medan menduga ledakan berasal dari
kebocoran pipa gas yang berada di bawah tanah perumahan Grand Polonia di Medan.
"Hasil investigasi awal adanya kebocoran dari pipa gas tanam atau pipa gas bawah tanah," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak saat di lokasi, Senin (20/02026).
Calvijn mengatakan, dugaan kebocoran gas itu terdeteksi oleh alat pendeteksi gas.(imc/bsk)
sumber: kumparan
"
