|

BRI Sibolga Hadiri Rakor EKU 2026 Perkuat Sinergi Dengan BI Jelang Idul Fitri

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Cabang Sibolga mengikuti rapat koordinasi bersama seluruh perbankan wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah yang diadakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sibolga.(foto: rizki)

INILAHMEDAN - Sibolga: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Cabang Sibolga mengikuti rapat koordinasi bersama seluruh perbankan wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah yang diadakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sibolga.

Rapat kordinasi evaluasi Estimasi Kebutuhan Uang (EKU) 2025 dan penyusunan rencana EKU 2026 serta ketersediaan uang menjelang Hari Raya Idul Fitri yang dilaksanakan di Hotel Cambridge Medan, Kota Medan, Sumatera Utara yang dihadiri Asisten Manajer Operasional dan Layanan BRI BO Sibolga Susanti Situmorang.

"BI bersama perbankan berkomitmen memperkuat layanan penukaran uang rupiah guna menjawab kebutuhan ketersediaan uang layak edar selama Ramadan dan Idul Fitri 2026," kata Susanti, Sabtu (21/2/2026).

Layanan tersebut dikemas dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2026. Kemudian sejalan dengan aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat dan konsumsi rumah tangga yang menguat dan kebutuhan sistem pembayaran, baik tunai maupun non tunai, diperkirakan meningkat selama periode Ramadan dan Idul Fitri sekaligus mendorong pertumbuhan 2026.

"Di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi selama periode fitri ini, Bank Indonesia juga mendorong masyarakat memanfaatkan transaksi pembayaran digital yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal melalui mobile dan internet banking, termasuk transfer dana menggunakan BI-Fast dan QRIS,” terangnya.

Pihaknya menekankan BI bersama perbankan terus bersinergi dalam menjalankan program Serambi 2026. Sinergi tersebut diharapkan dapat memastikan distribusi uang berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini dihadiri seluruh perwakilan perbankan dan dilengkapi dengan refreshment edukasi kebanksentralan, sistem pembayaran, serta keuangan inklusif, dilanjutkan diskusi proyeksi kebutuhan uang.

"Melalui koordinasi ini, diharapkan kebutuhan uang Rupiah dapat terpenuhi secara terencana, berkualitas, dan cukup, sehingga distribusi Rupiah kepada masyarakat Sibolga dan Tapteng tetap terjaga selama Ramadan dan Idulfitri 2026," ungkapnya. (imc/rizki)

Komentar

Berita Terkini