-->
    |

Wagub Sumut dan Wali Kota Tebingtinggi Resmikan Mobile Lab PCR


INILAHMEDAN - Tebingtinggi: Menekan penyebaran Covid-19 melalui 3T (Testing, Tracing, Treatment) di Provinsi Sumatera Utara khususnya di Kota Tebingtinggi, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah dan Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan meresmikan Mobile Lab PCR PT Sri Pamela Medikal Tebingtinggi.

Peluncuran peresmian Mobile Lab PCR ditandatangani Wagub Sumut via virtual dan dihadiri langsung Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, Kapolres AKBP Agus Sugiyarso, Kajari Sundoro Adi, Danramil 24/TTSB Kapt Inf Jaswadi Barus mewakili Dandim 0204/DS dan Danramil 13/TT Kapt Inf Budiono, Rabu (18/08/2021) di halaman RS Sri Pamela.

Dengan adanya Mobile Lab PCR ini, Wagub Sumut berharap penyebaran Covid-19 dapat dicegah dan 3T dapat ditingkatkan sehingga untuk penanganan Covid-19 dapat lebih cepat dilakukan tanpa perlu jauh-jauh datang ke Medan.

"Selamat dan sukses atas peresmian Mobile Lab PCR PT Sri Pamela Medikal Tebingtnggi. Semoga dengan adanya Mobile Lab PCR penyebaran Covid-19 dapat dicegah dan pelayanan kepada masyarakat dapat maksimal. Harapan dapat meningkatkan 3T sehingga kasus Covid-19 di Sumatera Utara dapat ditekan," harap Wagub Sumut. 

Sementara Wali Kota Tebingtinggi menyampaikan terimakasih dan rasa syukur atas peresmian Mobile Lab PCR. Kpada PTPN III yang merupakan sebagai pemegang saham di RS Sri Pamela, Wali Kota berharap agar dapat lebih mengembangkan RS Sri Pamela.

"Atas nama Pemerintah Kota Tebingtinggi, kami ucapkan terimakasih dan rasa syukur karena apa yang selama ini kita idam-idamkan baru terwujud hari ini. Adanya ini menopang masalah Covid-19 yang ada di Kota Tebingtinggi," katanya. 

Berdasar keterangan dari Kepala RS Sri Pamela Tebingtnggi, Sake Juli Martina, Mobile Lab PCR ini bukan pembelian atau pemberian, tetapi merupakan kerja sama sistem pinjam alat dengan pihak ke 3. Pihak RS Sri Pamela Tebingtinggi menyediakan SDM, tersharing bagi hasil KSO (Kerja Sama Operasional) dengan pihak ke 3.(imc/tuah)

Komentar

Berita Terkini