-->
    |

BI Sumut Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi dari Berbagai Komponen



INILAHMEDAN - Medan: Bank Indonesia Wilayah Sumut menggelar webinar sebagai pemicu semangat untuk terus mengembangkan kapasitas diri, institusi dan tentunya daerah Sumut.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sumatera Utara, Wiwik Sisto Widayat, mengatakan dalam melaksanakan fungsinya sebagai strategic advisor di daerah, Bank Indonesia senantiasa berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari berbagai komponen.

"Seperti yang kita ketahui, pandemi Covid-19 telah berdampak pada perekonomian seluruh dunia, tak terkecuali Sumatera Utara. Berdasarkan data yanp dirilis BPS di tanggal 5 November kemarin, Sumatera Utara mencatat kontraksi ekonomi -2.60% (yoy) pada triwulan III 2020. Kontraksi ekonomi ini sedikit membaik jika dibandingkan kontraksi di triwulan II tahun 2020, yanp tercatat -2.66% (yoy)," ujarnya, Senin (09/11/2020).

Dikatakannya, pemulihan ekonomi yang sedikit demi sedikit dilakukan, telah membawa Sumut ke angka pertumbuhan ekonomi diatas ekonomi nasional, yang terkontraksi lebih dalam -3,49 persen. Hal ini menandakan Sumut memiliki potensi ekonomi yang cukup besar sehingga cukup resilien.

"Sektor yang memberikan kontribusi besar yakni dari transportasi yang tumbuh sebesar 5,62 persen (qtq), dan listrik, air dan gas sebesar 4,71 persen (qtq)," ujarnya.

Berita baiknya berbagai usulan pemberian stimulus perekonomian di masa pandemi yang dapat meningkatkan konsumsi serta kegiatan usaha melalui kredit. Dan ini terus kita upayakan bersama pemerintah daerah.

"Masih dalam spirit yang sama, yaitu menggencarkan promosi potensi yang ada di Sumut, Bank Indonesia mengadakan Lomba Penulisan Profil Potensi Daerah, yang dapat diikuti oleh seluruh kabupaten/kota yang ada di Sumut, dengan batas akhir pengumpulan karya pada tanggal 24 November 2020."katanya.

Lomba ini bertujuan untuk memicu semangat OPD di kabupaten/kota untuk mengemas potensi daerahnya secara menarik, namun tetap berdasarkan data yang valid dan reliable. Awareness akan data potensi menjadi sangat penting, sebagai acuan kegiatan promosi.

"Kami berharap para narasumber dapat memberikan insight yang bermanfaat bagi peningkatan kapasitas SDM yang akan menjadi kunci pembangunan daerah serta tentunya menunjang penulisan karya yang akan diikutsertakan dalam lomba profil potensi daerah yang sedang berlangsung," tandasnya. (imc/fat)

Komentar

Berita Terkini