-->
    |

Unpri Penggiat Wirausaha Generasi Milenial Digital


INILAHMEDAN - Medan: Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Prima Indonesia (Unpri) menggelar Seminar Nasional 'Generasi Milenial Sebagai Entrepreneur di Era Revolusi Industri 4.0'. Seminar dibuka Sekretaris Pelaksana (Sespel) Mahriyuni mewakili Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah I Medan.
   
Mahriyuni memberikan apresiasi yang tinggi atas digelarnya seminar nasional tersebut. Seminar ini memacu mahasiswa agar mempu menjadi pengusaha muda mandiri.
   
Pasalnya, pemerintah terus mendorong kampus mengedepankan pertumbuhan ekonomi kreatif yang dihasilkan mahasiswa di usia muda. Menjadi penggiat wirausaha muda yang kreatif dan energik di bidang digital, khususnya di Sumatera Utara. Karenanya, mahasiswa harus terus dibekali kemampuan dan pengetahuan inovatif.

"Pemuda merupakan genarasi muda yang sangat berpengaruh besar terhadap proses pembangunan bangsa ini. Di zaman era milenial ini, pemuda harus memiliki banyak peluang untuk bisa lebih maju dibandingkan generasi sebelumnya," kata Ketua Panitia Cut Fitri Rostina, kemarin.

Acara dihadiri Pendiri Unpri Dr dr I Nyoman Ehrich Lister MKes AIFM, Ketua BPH Dr Tommy Leonard SH MKn, Rektor Dr Chrismis Novalinda Ginting SSiT, MKes, Wakil Dekan FE Unpri Henry SE MM. Tampil sebagai narasumber Dr Tri Siwi Agustina SE MSi, Syaiful Burhan dan Eko Suhartono PhD.
   
Rektor Unpri Chrismis Novalinda Ginting mengatakan di era digital ini tidak akan berdampak jika tidak diimbangi dengan kualitas generasi muda yang unggul.

Menurut Chrismis, anak muda sebagai generasi millenial, wajib bermimpi menjadi orang sukses, terutama menjadi pengusaha. Apalagi di era Revolusi Industri 4.0, mereka harus pandai memanfaatkan teknologi digital untuk menangkap peluang usaha baru.

"Generasi millenial wajib bermimpi dan punya tujuan hidup. Tetapi kalau dalam sehari-hari tidak ada gerakan, pengorbanan, kerja keras dan kemampuan, mimpi itu tidak akan
Sementara Ketua BPH UNPRI Tommy Leonard kepada wartawan, Rabu (27/11/2019) mengatakan, pihaknya  memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan kegiatan seminar nasional yang digelar FE Unpri.

Tommy menambahkan, Revolusi Industri 4.0 harus dihadapi. Beragamnya etnis dan kebudayaan dapat mendorong kreatifitas dan inovasi generasi muda dalam membangun industri kreatif. 
   
"Perkembangan teknologi harus kita manfaatkan, namun produk lokal Indonesia tidak boleh ditinggalkan," katanya.(imc/bsk)



Komentar

Berita Terkini