![]() |
| Bupati Batubara Baharuddin Siagian memanen padi menggunakan mesin combine harvester di areal persawahan Desa Tanjung Mulya, Kecamatan Air Putih, Senin (21/09/2026).(foto: olan) |
INILAHMEDAN - Batubara: Bupati Batubara Baharuddin Siagian memanen padi menggunakan mesin combine harvester di areal persawahan Desa Tanjung Mulya, Kecamatan Air Putih, Senin (21/09/2026).
Bupati juga menyerahkan bantuan secara simbolis berupa 10 unit alat mesin pompa air, bibit cabai, serta dua unit mesin crawler untuk mendukung aktivitas dan produktivitas sektor pertanian.
Bupati menegaskan sektor pertanian menjadi salah satu fokus utama Pemkab Batubara. Menurutnya, pengelolaan jaringan irigasi yang optimal sangat penting untuk menunjang produktivitas pertanian, khususnya di Kecamatan Air Putih yang diharapkan dapat berkembang menjadi sentra produksi padi.
“Saya ingin irigasi-irigasi yang ada di Batubara diurusi. Saya ingin Kecamatan Air Putih ini menjadi sentra pertanian padi,” ujar Bupati.
Selain pengelolaan irigasi, Bupati juga menyoroti pentingnya kepastian harga gabah bagi petani. Ia menyampaikan harga Gabah Kering Panen (GKP) tidak boleh berada di bawah Rp6.500 per kilogram, sesuai dengan kebijakan pemerintah yang bertujuan memberikan perlindungan dan kepastian harga bagi petani.(imc/olan)
