![]() |
| Wali Kota Medan Rico Waas dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi Triwulan II dengan jajaran direksi PUD Pasar Kota Medan di Balai Kota, Senin (27/07/2026).(foto: bsk) |
INILAHMEDAN - Medan: Wali Kota Medan Rico Waas memberikan penekanan keras kepada jajaran direksi PUD Pasar Kota Medan karena kinerja mereka belum sepenuhnya optimal dalam mengelola 53 pasar pasar tradisional di Kota Medan. Padahal Rico Waas menginginkan PUD Pasar menjadi mesin pencetak keuntungan dalam menjalankan roda perusahaan.
Pernyataan Rico Waas ini seolah menjadi jawaban atas desakan sejumlah elemen masyarakat agar Dirut PUD Pasar Medan Anggia Ramadhan mundur dari jabatannya.
Rico Waas memberikan tenggang waktu kepada seluruh jajaran PUD Pasar untuk membenahi sistem pengelolaan pasar secara menyeluruh.
"PUD Pasar harus bertransformasi total. Jangan bekerja biasa dan monoton. Harus bertindak layaknya entitas bisnis profesional yang mampu menjadi mesin pencetak keuntungan. Harus mengembangkan pasar yang lebih modern," kata Rico Waas dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi Triwulan II di Balai Kota, Senin (27/07/2026).
Dalam rapat yang juga diikuti Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Rico Waas juga mewarning jajaran direksi untuk tidak melakukan kecurangan dalam menjalankan roda perusahaan.
"Ingat, jika melakukan kecurangan, saya tidak sungkan-sungkan memberikan teguran keras," tandas Rico Waas.
Menjawab teguran keras itu, Dirut PUD Pasar Medan Anggia Ramadhan berkomitmen tancap gas lewat langkah-langkah strategis seperti pembenahan tata kelola, optimalisasi pendapatan, peningkatan pelayanan serta digitalisasi.
Secara singkat Anggia juga memaparkan Inovasi yang akan dikembangkan PUD Pasar. Di antaranya menghadirkan dashboard digital, petisah night market, pembuatan GCG, dan pembentukan pasar percontohan.(imc/bsk)
