![]() |
| Polres Langkat mengungkap 33 kasus tindak pidana narkotika selama pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026. Operasi berlangsung sejak 13 Mei hingga 2 Juni 2026.(foto: hendra) |
INILAHMEDAN - Langkat: Polres Langkat mengungkap 33 kasus tindak pidana narkotika selama pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026. Operasi berlangsung sejak 13 Mei hingga 2 Juni 2026.
Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo memimpin langsung konferensi pers hasil operasi di Gedung Kolaborasi Polres Langkat, Jumat (05/06/2026).
Ia didampingi Wakapolres Kompol Vivin Ayuningtias, Kasat Resnarkoba AKP Amrizal Hasibuan, Kasi Humas AKP Jekson Situmorang, serta Kasi Propam IPTU Fery.
"Satresnarkoba Polres Langkat berhasil mengungkap sebanyak 33 kasus tindak pidana narkotika dengan total 35 tersangka yang diamankan," ujar AKBP David Triyo Prasojo.
Dari 35 tersangka, 34 orang laki-laki dan 1 perempuan. Sebanyak 31 orang merupakan pengedar dan 4 orang pengguna narkotika.
Petugas menyita narkotika jenis ganja dengan berat bruto 2.152,91 gram dan sabu seberat bruto 782,88 gram. Dari total barang bukti tersebut, Polres Langkat memperkirakan berhasil menyelamatkan sekitar 17.700 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Dua kasus menonjol dipaparkan dalam konferensi pers. Pertama, pengungkapan kasus ganja di Bukit Lawang, Kecamatan Bahorok. Tersangka berinisial MS, 34 tahun, diamankan dengan barang bukti ganja seberat 2.140 gram.
Kedua, kasus sabu di wilayah Tanjung Pura. Tersangka berinisial MFY, 24 tahun, ditangkap dengan barang bukti sabu seberat 665 gram.
AKBP David menegaskan tidak ada ruang bagi pelaku peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Langkat. "Kami akan terus melakukan tindakan tegas demi melindungi masyarakat dan menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika," tegasnya.
Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui aktivitas peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Masyarakat diimbau menghubungi layanan Call Center 110 Polri untuk mempercepat tindakan kepolisian.
Konferensi pers dihadiri insan pers dari media televisi nasional, media online, serta influencer. Acara dilanjutkan dengan sesi wawancara dan pemaparan barang bukti hasil pengungkapan Ops Antik Toba 2026.(imc/hendra)
