-->
    |

Wali Kota Bobby Sampaikan Visi Misi Kota Medan di Mandiri Learning Carnival 2021

Wali Kota Medan Bobby Nasution didapuk menjadi salah satu pembicara dalam pertemuan Mandiri Learning Carnival 2021, Senin (01/11/2021).(foto: bsk) 


INILAHMEDAN - Medan: Sebagai pemimpin muda di era digital, Wali Kota Medan Bobby Nasution didapuk menjadi salah satu pembicara dalam pertemuan Mandiri Learning Carnival 2021, Senin (01/11/2021).

Dalam pertemuan yang digelar secara virtual ini Bobby Nasution menjelaskan gambaran umum dan Visi Misi Kota Medan di masa kepemimpinannya.

Dijelaskan Bobby Nasution dari ruang kerjanya di Kantor Wali Kota Medan, bahwa ibu Kota Provinsi Sumut ini terdapat 21 kecamatan, 151 kelurahan dan 2.001 lingkungan dengan luas wilayah 26.510 hektar. Penduduk Kota Medan berjumlah 2,5 juta jiwa dengan keberagaman budaya dan etnis didalamnya.

"Medan merupakan Kota yang multietnis. Berangkat dari hal tersebut Medan memiliki visi misi yakni terwujudnya Medan Berkah, Medan Maju dan Medan Kondusif. Untuk mewujudkannya kami memiliki 5 program prioritas yang menjadi keluhan masyarakat untuk segera diselesaikan Pemko Medan," Jelas Bobby.

Bobby menambahkan di tengah pandemi Covid-19 tantangan pertama sejak dilantik adalah bagaimana menurunkan angka penyebaran Covid-19 di Kota Medan.

"Alhamdulillah Kota Medan sudah turun level, dari level 4 saat ini sudah turun menjadi level 2. Berdasarkan data Kota Medan sudah dapat turun ke level 1 namun karena target vaksinasi belum maksimal khususnya bagi lansia maka masih di level 2. Untuk pencapaian vaksinasi saat ini sudah 60 persen lebih masyarakat yang disuntikkan dosis pertama," ujar Bobby.

Bobby mengungkapkan Kota Medan dikelilingi 12 sungai sehingga permasalahan banjir juga menjadi bagian yang diprioritaskan untuk diatasi. Artinya terdapat 3 faktor banjir yang harus diselesaikan Pemko Medan ke depannya yakni salah satunya dengan melakukan revitalisasi terhadap 3 sungai utama di Kota Medan jika ini berhasil maka akan mengurangi intensitas dan jumlah genangan air.

"Untuk kebersihan kami telah menargetkan 2 tahun mengubah sistem TPA yang selama ini open dumping menjadi sanitary landfill. Karena Medan pernah menyandang predikat Kota terjorok akibat sistem TPA tersebut," Imbuh Bobby sembari menjelaskan perbaikan infrastruktur dan pembangunan di Medan Utara juga menjadi bagian program prioritas yang akan dilakukan.

Pembenahan kawasan Heritage Kota Lama Kesawan, lanjut Bobby, juga menjadi prioritas sebagai peningkatan ekonomi perkotaan dan meningkatkan kunjungan wisatawan.

"Untuk menjalankan seluruh program prioritas tersebut diperlukan anggaran. Oleh karenanya peningkatan PAD juga menjadi target Pemko Medan. Selain itu guna menjalankan roda pemerintahan  skill digital harus dimiliki seluruh jajaran pegawai di lingkungan Pemko Medan," Jelas Bobby.

Pertemuan Mandiri Learning Carnival 2021 yang digelar Bank Mandiri ini diikuti Senior Vice President Regional CEO PT
Bank Sumut Regional I/Sumatera 1, Lourentius Aris Budiyanto dan pada narasumber lainnya. Mandiri Learning Carnival sendiri merupakan rangkaian pembelajaran bagi #MandirianPembelajarTangguh di seluruh kantor regional dan kantor pusat yang meliputi sesi kelas pembelajaran dan talkshow dari beberapa pembicara dengan kemasan digital/virtual yang inspiratif dan kreatif.(imc/bsk)

Komentar

Berita Terkini