-->
    |

Misi Kemanusiaan 'Hilang', DPRD Medan Panggil Pengelola RS Bunda Thamrin



INILAHMEDAN - Medan: Anggota Komisi II DPRD Medan Haris Kelana Damanik menyoroti sistem pelayanan kesehatan Rumah Sakit Bunda Thamrin Jalan Sei Batanghari Medan. Haris juga sangat menyesalkan 'hilangnya' sisi kemanusiaan pengelola rumah sakit demi mengedepankan orientasi bisnis.

"Ini yang sangat kita sesalkan. Sisi bisnis rumah sakit itu jauh lebih menonjol ketimbang misi kemanusiaannya," kata politisi Partai Gerindra Kota Medan ini, Kamis (18/03/2021) di sela takziah di kediaman almarhumah Annisa Afra (26) Jalan Jermal 12 Kecamatan Medan Denai yang meninggal dunia setelah lima hari dirawat di rumah sakit itu karena mengalami pecah pembuluh darah.

Haris semakin kesal terhadap pengelola rumah sakit setelah mendapat laporan dari pihak keluarga almarhumah yang mempersulit dalam proses pemulangan jenazah ke rumah duka di Jalan Jermal XII Kecamatan Medan Denai. Pihak rumah sakit beralasan masalah administrasi belum diselesaikan.

"Harus diselesaikan dahulu masalah administrasi baru jenazah diberikan izin pulang. Di mana hati nurani pengelola rumah sakit itu. Harusnya kan didahulukan dulu Fardhu Kifayah (proses pemakaman jenazah secara syariat Islam), pihak keluarga juga saat itu sudah menjamin soal masalah administrasi" terang Harris.

Melihat hilangnya misi kemanusiaan pengelola rumah sakit, Haris yang duduk di Komisi II DPRD Medan akan berkoordinasi dengan anggota Komisi II lainnya untuk memanggil pemilik dan Direktur Rumah Sakit Bunda Thamrin untuk meminta keterangan terkait pelayanan rumah sakit.

"Masalah administrasi seharusnya bukan diijadikan alasan untuk menahan pihak keluarga almarhumah. Apalagi saat meninggalnya almarhumah pada malam hari dan pihak keluarga berjanji akan menyelesaikannya keesokan harinya. Namun pihak rumah sakit tetap bersikeras meski pihak keluarga almarhumah menjadi jaminannya agar jenazah bisa dibawa pulang," kata Haris.

Sebagaimana diketahui, almarhumah Annisa Afra meninggal dunia di RS Bunda Thamrin pada pukul 20.45 WIB setelah 5 hari dirawat karena menderita penyakit pecah pembuluh darah.

Turut melayat di kediaman almarhumah Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan Ihwan Ritonga yang juga Wakil Ketua DPRD Medan, para pengurus DPC Partai Gerindra Kota Medan, Ketua DPD Partai Gerindra Sumut Gus Irawan Pasaribu, dan tampak pula melayat Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. (imc/bsk)

Komentar

Berita Terkini