-->
    |

Digagas FBIM, Anggota DPD RI Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan



INILAHMEDAN - Deliserdang: Forum Bhineka Indonesia Maju (FBIM) melaksanakan sosialisasi empat Pilar Kebangsaan, Senin (08/02/2021). Sosialisasi yang digelar di lokasi wisata Alamat Jaya di Desa Sawit Rejo, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, itu menghadirkan narasumber anggota DPD RI asal Sumut Badikenita br Sitepu. 

Menurut Badikenita, saat ini banyak orang yang mulai melupakan makna penting keempar Pilar Kebangsaan tersebut. 

"Keempat Pilar Kebangsaan itu yakni Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika dan UUD 1945. Keempat pilar ini penting untuk dipahami dan dimengerti sebagai makna dasar berbangsa dan bernegara untuk seluruh lapisan masyarakat," kata Badikenita yang juga penasehat FBIM. 




Hadir pada sosialisasi itu Ketua Umum FBIM Sudiono Praka, Sekjen F Gulo, Bendahara Umum Nyoman beserta para wakil di antaranya Amin Thomas, Sukadi, Rusdi Sinuraya dan Permata Agus Ginting. 

Hadir juga Pembina FBIM Mbelin Brahmana dan Penasehat FBIM Sumbul Sembiring.

Bahkan akibat kemajuan teknologi, menurut Badikenita, banyak generasi muda mulai lupa akan butir-butir Pancasila. 

"Kebanyakan mereka menghabiskan waktu dengan bermain gadget yang sering disalahfungsikan kegunaannya," terang dia.

Melihat kondisi saat ini, Badikenita mengimbau kepada masyarakat untuk kembali menanamkan nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan sebagai dasar bernegara agar Indonesia tetap kuat dan bersatu. 



"Jjangan jadikan perbedaan sebagai pemisah tetapi menjadi satu keindahan ketika semua bersatu," katanya. 

Badikenita juga menyampaikan keprihatinannya lantaran banyak masyarakat, khususnya generasi muda mulai melupakan dasar-dasar negara. 

Untuk 2021 ini, Badikenita yang merupakan Ketua Perancang Undang Undang (PPUU) sudah tercatat melakukan sosialisasi empat Pilar Kebangsaan yang ke 2 kalinya. 

Sementara itu, Ketua Umum FBIM Sudiono Praka mengatakan FBIM merupakan wadah berkumpulnya semua elemen tanpa membeda-bedakan suku dan agama.

"Organisasi ini menyatu dalam kebhinekaan untuk menjaga persatuan dan kesatuan," katanya. (imc/rel) 


Komentar

Berita Terkini