-->
    |

Bupati: 3.760 Vaksin Sinovac Tiba di Karo



INILAHMEDAN- Kabanjahe: Bupati Karo Terkelin Brahmana mengatakan, sebanyak 3.760 vaksin Covid-19 sinovac yang merupakan tahap awal tiba di Kabupaten Karo pada, Jumat sore (29/01/2021), diharapkan kepada Dinas Kesehatan segera menjadwalkan vaksinasinya.

Menurut Bupati Karo, kepada wartawan, Sabtu (29/1/2021), kedatangan armada pengangkutan vaksin tersebut saat tiba di gedung Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Karo  dikawal ketat oleh personil dari Polres Tanah Karo.

Ditambahkan Bupati Karo yang saat itu didampingi Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo mengatakan, tahap awal Karo menerima sebanyak 3.760 dosis vaksin dan  akan digunakan untuk tenaga kesehatan, juga kepada unsur Forkopimda  Karo.

Ketika disinggung kapan akan dilakukan vaksinasi, Terkelin  menjawab bahwa untuk vaksin Covid ini, pihak dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karo yang mengatur jadwalnya. “Nanti Dinas Kesehatan Kabupaten Karo yang mengatur tekhnisnya atau jadwal dan tempat vaksinasi ini, kita harapkan segera diatur jadwalnya,” katanya.

Dijelaskan Bupati, saat ini vaksin Covid-19 serta  Alat Pelindung Diri (APD) tenaga kesehatan  disimpan di gudang farmasi Dinas Kesehatan dan penyimpanan vaksin menggunakan pendingin atau freezer.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo drg Irna Safrina Meliala, MKes menambahkan, vaksinasi tahap pertama ini diperuntukkan bagi mereka yang bekerja di fasilitas kesehatan termasuk petugas gizi, petugas kebersihan serta penjaga malam.

"Perlu saya perjelas, yang berhak menerima vaksin tersebut tidak ditentukan dari Dinas Kesehatan Karo, melainkan pemberitahuan melalui SMS dari pusat setelah memenuhi standar kelayakan penerima vaksin,” sebut Irna. 

Sebelum divaksin, imbuh Irna Safrina Meliala, calon penerima vaksin harus mengecek kondisi kesehatannya dulu serta harus memenuhi syarat seperti umur 18 sampai 59 tahun, tidak sedang hamil, tidak memiliki alergi berat, tidak memiliki riwayat gangguan syaraf, tidak ada kelainan penyakit berat diantaranya diabetes, ginjal, hati dan jantung.

Menyinggung kesiapan petugas medis, Irna mengaku pihaknya sudah menyiapkan petugas khusus yang akan melakukan penyuntikan vaksin, yakni dokter dan perawat yang sudah dilatih secara khusus.(imc/is) 

Komentar

Berita Terkini