-->
    |

Pangdam I/BB Bersama Panglima TNI Gelar Vidcon


INILAHMEDAN
- Medan : Panglima Kodam I/Bukit Barisan Mayjen Irwansyah menggelar kegiatan video conference (Vidcon) bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Lt IV Makodam I/BB, Jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Senin (16/11/20).

Vidcon membahas evaluasi operasi penegakan disiplin protokol kesehatan pencegahan covid-19 di wilayah Kodam I/BB. Persiapan pelaksanaan pengamanan Pilkada serentak Tahun 2020 dan perkembangan situasi di wilayah Provinsi Papua.

Pelaksanaan Vidcon juga menerapkan disiplin protokol kesehatan secara ketat yang turut dihadiri Irdam, Kapoksahli Pangdam, Asrendam, Asintel Kasdam, Asops Kasdam, Aspers Kasdam, Aslog Kasdam, Aster Kasdam, Kakesdam, Kapendam, serta Karumkit TK II Putri Hijau Medan.

Pangdam menyampaikan bahwa operasi yustisi penegakkan disiplin protokol kesehatan terhadap warga secara berkelanjutan dan terus menerus dilakukan Kodam I/BB bersama seluruh satuan dijajaran. 

Pelaksanaan operasi dilakukan dengan mensosialisasikan gerakan 3M, yakni memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak aman dengan orang lain saat berada di keramaian, serta melakukan cuci tangan sesering mungkin setelah beraktivitas saat akan masuk ke rumah.

Terkait pengamanan Pilkada Mayjen Irwansyah menjelaskan pihaknya terus membangun koordinasi dengan pihak kepolisian sebagai leading sector pengamanan, termasuk pemerintah daerah dan pihak terkait penyelenggara Pilkada.

Selain itu Pangdam I/BB juga memerintahkan kepada seluruh satuan jajarannya untuk melaksanakan apel pengecekan pasukan dan materiil dalam rangka membantu antisipasi perkembangan situasi di wilayah masing-masing menjelang Pilkada serentak yang akan dilaksanakan di awal Desember mendatang.

Sedangkan terkait perkembangan situasi kondisi wilayah Papua terhadap wilayah di teritorial Kodam I/BB, Mayjen Irwansyah menyampaikan telah memerintahkan segenap satuan dan mengerahkan kekuatan yang dimiliki untuk melakukan cegah dini terhadap segala kemungkinan yang bisa menyebabkan instabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut. (imc/joy) 


Komentar

Berita Terkini