INILAHMEDAN - Langkat : Badan Kemakmuran Masjid Ubudiyah melaksanakan peringatan Nuzulul Quran di Masjid Ubudiyah jalan Thamrin, Kelurahan Brandan Barat, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Jumat (06/03/2026) malam.
Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Ubudiyah menghadirkan penceramah dari Medan Prof
Dr H Mustafa Kamal Rokan MA yang juga sebagai Kepala Pusat Pendampingan Mutu Mahasiswa LPW UINSU Medan .
Dalam acara itu, BKM Masjid Ubudiyah memberikan santunan anak yatim sebanyak seratus sepuluh orang dengan besaran uang Rp300.000/orang, juga 100 orang duafa (Rp100.000/orang) dananya dari kas keuangan Mesjid Ubudiyah
Dalam kata sambutannya Ketua BKM Masjid Ubudiyah H Sayahrum Hakim SH mengucapkan terima kasih kepada para pengurus, panitia pelaksana dan para donatur yang telah bekerja sama dalam upaya mensukseskan kegiatan Nuzulul Quran ini juga sudah membantu dalam pembangunan di Mesjid Ubudiyah.
"Dukungan dari seluruh pengurus Mesjid Ubudiyah, jamaah, para donatur atas partisipasi dan sumbangannya kepada Masjid Ubudiyah ini sangat menentukan peningkatan kualitas pelayanan dan kenyamanan dalam beribadah di Masjid Ubudiyah ini," ujarnya.
Dia menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan BKM Ubudiyah, melaksanakan tadarus Al Quran ibu-ibu setiap paginya, malam iktikaf dan sahur bersama serta membangun sarana masjid seperti tempat musafir dan pembenahan kamar mandi.
Peringatan Nuzulul Quran dihadiri Kepala Kecamatan Babalan H Irham Erfendy SAg MA serta unsur Forkopincam Babalan, tokoh agama Ustadz Safrudin Dolok, mewakili SMA Negeri 1 Babalan Umar Syahputra SPd serta undangan lainnya.
Dalam kesempatan ini Camat Babalan mengucapakan terima kasih kepada masyarakat Pangkalan Brandan yang telah bekerja sama untuk menjadikan Kota Pangkalan Brandan yang baik dan indah.
Acara diakhiri dengan tausiyah yang di sampaikan oleh Prof Dr H Mustafa Kamal Rokan MA. Di tausiyahnya beliau mengatakan peringatan Nuzulul Qur'an ini menginginkan kita menjadi Umat yang beradab.
"Bahwa Nuzulul Quran ini bukan suatu peristiwa biasa, bukan hanya sekedar ada peringatan, tapi cara Allah, ketika Allah menurunkan kitab sucinya untuk menjadikan umatnya menjadi beradab," katanya.(imc/hendra)
