-->
    |

Antisipasi Kejahatan Anak, Kapolres Bersama Tokoh Masyarakat Gelar Rapat Koordinasi


INILAHMEDAN
- Belawan : Mengantisipasi kejahatan dan kenakalan dikalangan para anak di Kecamatan Belawan. 

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP MR Dayan melaksanakan kegiatan rapat koordinasi penanganan dan pencegahan tawuran bersama tokoh masyarakat di Aula Wira Satya Mapolres, Jalan Raya Pelabuhan Belawan, kemarin. 

Ketua Dewan Syuro Kesatuan Aksi Ummat Islam (KAUMI) Sumatera Utara H Irfan Hamidi, bahwa kejahatan para anak sudah mencapai pada puncaknya. Namun demikian, semua itu tidak terlepas dari peran orang tua dalam pengawasan kegiatan para anak terutama dimasa covid-19 saat ini. 

" Selain Polri, TNI dan Forkompincam, tidak kalah pentingnya diharapkan pula peran serta para orang tua, termasuk pemerintah kota Medan melalui Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan dalam mengatasi persoalan kejahatan yang dilakukan anak khususnya di Belawan seperti tawuran antar warga," ujarnya. 

Ia menyebutkan imbas dari penggunaan narkoba dikalangan para anak juga menjadi faktor yang cukup meningkat. Selain itu dugaan adanya organisasi para orang dewasa yang mendalangi sejumlah aksi tawuran sering terjadi di Kecamatan Belawan dan sekitarnya.

Oleh karenanya, menurutnya, pemerintah kota Medan maupun Sumatera Utara menginstruksikan kepada para pengelola perusahaan yang ada baik dari BUMN maupun swasta untuk memberikan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility – CSR). 

" Dengan kontribusi terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan bagi seluruh pemangku kepentingan yang ada di Kecamatan Belawan ini," jelasnya. 

Dalam rapat koordinasi tersebut diambil kesimpulan perlunya kerja sama yang baik dan tepat sesama stake holder yang ada di Belawan terkait strategi kerja atau pola untuk penanganan kenakalan atau kejahatan dikalangan para anak. 

" Diharapkan juga ketegasan petugas kepolisian dalam penegakan hukum," pungkas H Irfan Hamidi. (imc/joy) 


Komentar

Berita Terkini