-->
    |

Dewan Doyan Kunker, Gedung DPRDSU Melompong, Ari: Seriuslah, Kok Kosong?


INILAHMEDAN - Medan: Seratus anggota DPRD Sumut ternyata lebih doyan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke luar provinsi, ketimbang menyahuti urusan rakyat. Dalam beberapa pekan belakangan, gedung dewan terlihat kosong.

Berdasarkan jadwal wakil rakyat pada Pebruari yang telah disahkan Badan Musyawarah (Banmus), sejak Senin (17/02/2020), Komisi A, B, C melakukan kunker ke luar provinsi. Sedangkan Komisi D mengadakan rapat dengar pendapat dengan Dinas Lingkungan Hidup Provsu dan PT KIM. Komisi E menerima audiensi siswa SMA Negeri 4 Medan.
      
Pada Selasa (18/02/2020), Komisi A, B, C dalam jadwal masih melakukan lanjutan kunjungan kerja ke luar provinsi, Komisi D rapat dengar pendapat dengan Dinas ESDM Provsu, Komisi E piket. Kemudian Bapemperda (Badan Pembuat Peraturan Daerah) melanjutkan kunjungan kerja keliling provinsi.
       
Pada, Rabu (19/92/2020) dijadwalkan Komisi A melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jatim, Komisi B ke DPR-RI, Komisi C lanjutan kunker, Komisi D kunker ke PT TPL, Komisi E piket. Dan dari jadwal yang telah disahkan Banmus hingga Selasa (25/02/2020) Komisi A, B, C, D dan E masih tetap melakukan kunker lanjutan ke luar provinsi.
       
Anggota Banmus, Bapemperda dan Banggar yang nota bene personelnya hampir seluruh anggota dewan melakukan kunker ke luar provinsi. Ada yang ke Kalimantan, Bali, Lombok dan Surabaya. Dengan demikian, secara atomatis gedung dewan kosong dari kehadiran anggota legislatif.
       
Anggota Banggar Anwar Sani Tarigan (F-PDI Perjuangan) dan HM Subandi (FP Gerindra)  ketika dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (25/02/2020) mengakui Banggar sedang kunker ke Lombok.
       
Sementara Ketua FP Gerindra Ari Wibowo mengaku kaget setelah mendengar informasi gedung dewan kosong melompong.

"Seriuslah, kok kosong," katanya sembari mengakui pihaknya juga sedang berada di Lombok dan selaku anggota Komisi D dia juga akan melanjutkan kunjungan ke Surabaya, Rabu (26/02/2020).
       
Ketua BKD (Badan Kehormatan DPRD Sumut) Wagirin Arman ketika dihubungi mengatakan kunker dewan ke luar provinsi sah secara aturan karena sudah dirapatkan dan dijadwalkan di Banmus. BKD tidak bisa menghalanginya.
     
"Kunker itu yang menjadwalkan Banmus, kita tidak bisa menghalanginya. Itu aturan main penjadwalan kegiatan dewan dan dibenarkan undang-undang," ujar Wagirin sembari mengatakan seyogianya setiap komisi-komisi ke luar provinsi tetap ada komisi yang piket.
       
Namun Wagirin membantah anggota dewan lebih doyan kunker ketimbang ngurus rakyat di daerah ini.

"Semuanya kita urus. Kita ke luar provinsi juga sebenarnya untuk rakyat demi kemajuan pembangunan daerah ini," katanya.

Kata Wagirin, BKD akan membicarakan masalah ini dengan pimpinan dewan agar ke depan gedung dewan tidak terjadi kekosongan.(imc/nem)
Komentar

Berita Terkini