-->
    |

Pembangunan Pasar Timah Dikebut, Dirut PD Pasar Ingin Pedagang Segera Tempati Lapak Baru

Dirut PD Pasar Medan Rusdi Sinuraya monitoring pelaksanaan pembangunan Pasar Timah didampingi  Kacab I PD Pasar Syafrizal Lubis dan Kepala Pasar Timah Bonar Pasaribu.

INILAHMEDAN - Medan: Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Medan Rusdi Sinuraya menginginkan pembangunan Pasar Timah cepat selesai dan pedagang segera menempati lapak dan kios yang baru dan lebih representatif. 

Harapan itu disampaikan Rusdi saat meninjau  perkembangan pengerjaan revitalisasi Pasar Timah, baru-baru ini. Ia minta jajarannya untuk terus monitor pembangunan Pasar Timah.  

Menindaklanjuti perintah Dirut PD Pasar, Senin (02/12/2019), Kacab I PD Pasar Syafrizal Lubis  didampingi Kepala Pasar Timah Bonar Pasaribu berkeliling area proyek revitalisasi Pasar Timah untuk memantau proges pembangunan pasar yang tengah dikerjakan. 

"Lebih kurang sebulan pembangunan berjalan, sekarang sudah memasuki tahap pengecoran lantai. Mudah-mudahan bisa selesai tepat waktu sehingga pedagang bisa menikmati kios baru yang jauh lebih baik dari sebelumnya sesuai harapan Pak Dirut," kata Syafrizal.

Revitalisasi pasar merupakan salah satu program PD Pasar Medan dalam rangka meningkatkan martabat pasar tradisional menjadi pasar yang modern dan refresentatif. Selain revitalisasi, PD Pasar Medan menggalakkan program bersih-bersih pasar yang mendapat sambutan dari pedagang dan masyarakat. Revitalisasi dan bersih-bersih mampu menghapus stigma negatif pasar tradisional yang selama ini identik dengan kekumuhan, menjadi pasar tradisional yang bersih, nyaman dan lebih manusiawi. 

"Pak Dirut sudah mencanangkan pasar harus menjadi rumah pedagang yang aman dan nyaman bagi pengunjung. Beliau selalu menegaskan, pasar yang nyaman pasti ramai pengunjung yang berarti omset pedagang meningkat. Omset meningkat, pedagang sejahtera," katanya.

Syafrizal menyebutkan, pelaksanaan pekerjaan revitalisasi Pasar Timah hingga saat ini terus berjalan dengan baik sebagaimana yang diharapkan. 

"Pak Dirut ingin pekerjaan revitalisasi cepat selesai agar pedagang bisa berjualan seperti biasanya dan menjalankan roda ekonomi dengan lancar," kata Syafrizal.

Sebelumnya Dirut PD Pasar Medan Rusdi Sinuraya kepada wartawan pernah menyatakan  ingin menjadikan Pasar Timah sebagai salah satu ikon pasar tradisional Kota Medan sebagai pasar tradisional yang unik dengan bentuknya yang memanjang. Pasar Timah memanjang sejauh 3.250 meter dan lebar 8,4 meter. 

"Pasar Timah akan menjadi ikon pasar tradisional terpanjang di Indonesia khususnya di Sumut," kata Rusdi.

Sekadar mengingatkan, pelaksanaan revitalisasi Pasar Timah sempat mandek selama enam tahun akibat penolakan pedagang karena tidak adanya kepastian terhadap jaminan hak-hak pedagang.
Setelah Rusdi Sinuraya menjabat Dirut PD Pasar Medan, komunikasi dengan pedagang kembali dirintis.

Rusdi melakukan pendekatan persuasif dan humanis. Beberapa kali pertemuan dengan pedagang Rusdi selalu  menerapkan pendekatan musyawarah dan kekeluargaan. Di hadapan pedagang Pasar Timah yang resah, Rusdi meyakinkan mereka bahwa hak hak pedagang akan dilindungi dari kepentingan pihak yang ingin menangguk keuntungan dengan mengorbankan nasib pedagang kecil. 

"Saya anak seorang pedagang kecil, yang kemudian lama menjadi pedagang dan pengusaha, kini saya mengurusi pedagang. Saya mengerti betul hati pedagang," ujarnya.

Cara penyelesaian masalah yang dilakukan Rusdi membuat para pedagang tersentuh dan mendukung program revitalisasi setelah mendapat jaminan dari Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya. Para pedagang sukarela mau direlokasi menunggu pembangunan pasar yang baru.

"Hak hak pedagang tetap harus kita lindungi dan apa keluhan pedagang harus ditanggapi karena pedagang adalah aset PD Pasar Kota Medan," pungkas Rusdi. (imc/bsk)



Komentar

Berita Terkini