![]() |
| Ruas jalan lintas Sumut - Subulussalam kondisinya kupak-kapik. (foto: bcn) |
INILAHMEDAN - Subulussalam: Ruas jalan lintas Sumut - Subulussalam kondisinya kupak-kapik. Kerusakan yang paling parah terlihat antara ruas jalan Kecamatan Sitelu Nempu Sibande hingga Laeikan yang berbatasan dengan Kota Subulussalam, Aceh. Menurut warga di sana, rusaknya ruas jalan itu kerap menelan korban khususnya pengendara kendaraan roda dua.
Juliadi Bako, warga Laeikan, mengatakan, jalan umum tersebut belum pernah diperbaiki sejak Kabupaten Pakpak Bharat dimekarkan 12 tahun lalu.
"Memang jalan ini pernah diperbaiki pajang 10 kilmometer. Tapi berselang setahun kondisinya sudah rusak parah," kata Juliadi kepada www.inilahmedan.com, Selasa (13/03/2018).
Rusaknya ruas jalan itu, kata dia, hampir setiap minggu tejadi kecelakaan. Bahkan ada yang tewas akibat terjatuh dari kendaraannya.
"Kondisi paling parah ketika hujan. Lubang jalan digenangi air dan membentuk kolam-kolam," timpal Suriyadi (45), warga Jambi, pengendara roda dua. (bcn)
