|

Empat Petisi Wujudkan Episentrum Kebudayaan Melayu

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Medan Suherman menerima empat petisi dalam mewujudkan Episentrum Kebudayaan Melayu. (foto: ist)

INILAHMEDAN - Medan: Kepala Dinas Kebudayaan Kota Medan Suherman mewakili Wali Kota Medan Dzulmi Eldin menghadiri Forum Diskusi Terarah (Focus Group Discussion/FGD) di Hotel Garuda Plaza Medan, Rabu (21/03/2018). Diskusi yang diselenggarakan Lingkar Baca Boemi Poetra dan Anak Deli Organizer ini membahas tentang kebudayaan.

Diskusi yang dihadiri sejarawan, akademisi, jurnalis dan aktifitas budaya itu mengetengahkan bagaimana cara membangun episentrum kebudayaan yang mencerminkan karakteristik Medan Rumah Kita. Diskusi akhirnya menghasilkan empat poin petisi untuk Pemko Medan.

“Petisi ini akan kita inventarisasi sebagai bahan masukan dalam penyusunan program Dinas Kebudayaan,” kata Suherman.

Keempat poin petisi itu mengarah pada upaya pelestarian budaya warisan leluhur yang bermuara pada penguatan karakter sebagaimana visi Medan Rumah Kita.

Poin pertama adalah mendorong Pemko Medan untuk mewujudkan 'Episentrum Kebudayaan Melayu' sebagai warisan utama Kota Medan.

Poin kedua, Pemko Medan secara bertahap harus membangun episentrum kebudayaan yang mencerminkan keberagaman di titik-titik konsentrasi etnis tertentu di Kota Medan yang pada perjalanan sejarahnya memunculkan kultur khas hasil adaptasi dan percampuran etnis.

Poin ketiga, Pemko Medan harus memfasilitasi rangkaian penelitian yang kemudian dapat dijadikan dasar untuk merumuskan sistem pengelolaan episentrum kebudayaan serta klasterisasinya berdasarkan sejarah berdiri dan berkembangnya Kota Medan.

Poin keempat untuk mempertahankan Kebudayaan Melayu sebagai identitas dasar dan budaya hasil percampuran etnik yang berkembang di titik-titik tertentu di Kota Medan dan Pemko Medan didorong untuk melahirkan sebuah regulasi yang berhubungan dengan poin-poin petisi tersebut.

Petisi tersebut diserahkan perwakilan peserta FGD kepada Suherman. "Kita berharap apa yang menjadi petisi tersebut dapat direalisasikan. Tentunya dengan dukungan penuh seluruh masyarakat Kota Medan," katanya. (imc/bsk)

Komentar

Berita Terkini