Proyek Pembukaan Jalan Baru ke Pasar Induk Tuntungan Segera Dimulai
INILAHMEDAN - Medan: Pembangunan jalan dari Simpang Selayang menuju Pasar Induk Tuntungan segera dimulai. Pembukaan jalan baru ini nantinya akan digunakan sebagai akses baru untuk mempermudah warga Medan keluar masuk pasar tersebut.
"Dalam waktu dekat ini semua akan dikerjakan. Proses persiapan sudah rampung, tinggal dilakukan eksekusi pembangunan jalan," kata Wali Kota Medan Dzulmi Eldin saat meninjau lokasi, Ahad (14/01/2018).
Didampingi Kadis PU Khairul Syahnan, Kadis Perkim dan Tata Ruang Syampurno Pohan, Kadishub Renward Parapat, Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya, serta Camat Medan Tuntungan Gelora KP Ginting, Wali Kota menelusuri area jalan yang akan ditembuskan ke Simpang Selayang.
Dia menginstruksikan jajarannya agar segera menuntaskan semua tahap persiapan pembangunannya sehingga dalam waktu dekat bisa dikerjakan. Secara teknis pengerjaan fisik dikerjakan Dinas PU sedangkan pembebasan lahan oleh Dinas Perkim dan Tata Ruang.
Sebelumnya akses ke Pasar Induk hanya melewati simpang Jalan Bunga Turi. Dengan ditembuskannya jalan ini ke Simpang Selayang, pilihan akses warga akan semakin banyak dan juga cepat. Baik untuk distribusi pasokan barang, maupun ke luar masuk pembeli nantinya.
Kadis Perkim dan Tata Ruang Kota Medan Syampurno Pohan menjelaskan semua proses persiapan proyek hingga pembebasan lahan sudah rampung 95 persen. Semua ganti rugi sudah dibayarkan dan mengosongkan rumahnya. Yang tinggal hanya 2-3 rumah lagi yang masih meminta waktu sekitar 2 minggu untuk mengosongkan rumahnya karena masih dalam proses perpindahan.
"Insya Allah pembangunan jalan sepanjang 800 m dan lebar 24 m akan rampung dan dapat digunakan pada Juni mendatang, karena jembatan penghubung sungai itu yang memerlukan waktu," tambah Syampurno.
Camat Medan Tuntungan Gelora Ginting menambahkan selama proses pembebasan lahan, komunikasi antara Pemko Medan dengan warga pemilik rumah berjalan baik. "Warga sekitar pada prinsipnya ikut mendukung program pembangunan yang dicanangkan Pemko Medan," ungkapnya. (bsk)
