|

Pelaksana Proyek Jalan Kejar Target Selesai Ketimbang Kualitas

Ketua Komisi D DPRD Medan Sahat Simbolon

INILAHMEDAN - Medan: Proyek infrastruktur jalan di Kota Medan dinilai kurang memiliki perencanaan yang baik. Para rekanan selaku pelaksana proyek terkesan lebih mengejar target penyelesaian ketimbang kualitas pengerjaannya.

"Saya yakin jalan yang barusan dikerjakan, tiga bulan ke depan bakal rusak," kata Ketua Komisi D DPRD Medan Sahat Simbolon kepada wartawan, Rabu (11/10/2017).

Politisi Partai Gerindra ini berharap pihak Dinas Bina Marga Kota Medan kuasa anggaran atas proyek infrastruktur tersebut lebih memokuskan kualitas pengerjaan proyek dengan melakukan pengawasan yang ketat kepada rekanan pelaksana proyek.

"Kita tidak ingin pengerjaan jalan dilakukan asal jadi. Dengan demikian, anggaran yang disediakan tidak terbuang oercuma," katanya.

Di bagian lain, Sahat berharap Pemerintah Kota Medan juga segera menyelesaikan pengaspalan beton badan jalan Krakatau. Sebab dampak pengerjaan jalan tersebut menyebabkan kesemrawutan lalulintas.

Sahat mengaku anggaran untuk pembangunan infrastruktur jalan sebesar Rp1,2 triliun masih kurang untuk membangun infratruktur jalan di Kota Medan. Oleh sebab itu, kata Sahat, Pemko Medan perlu memiliki skala prioritas lokasi jalan mana yang terlebih dahulu dikerjakan.

Sahat juga menyoroti masalah sampah berserak di ibukota Provinsi Sumut ini. Langkah Wali Kota Medan yang mengalihkan penanganan sampah ke pihak kecamatan adalah langkah yang tepat.

“Sebab yang paling tau soal lokasi tumpukan sampah adalah pihak kecamatan dan kelurahan.  Jadi wajar saja persoalan  sampah dialihkan ke mereka," katanya. (bsk)
Komentar

Berita Terkini