Tahun Baru Imlek, Barongsai Sapa Warga Kisaran
INILAHMEDAN - Asahan: Pertunjukan Barongsai menyemarakkan perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Kisaran. Para penari terlihat mendatangi toko-toko di kota itu. Keberadaan Barongsai menjadi hiburan yang cukup menarik bagi masyarakat dan pengendara yang melintas.
Dalam atraksinya, kemarin, para penari berharap partisipasi dari pemilik toko-toko dan penonton. Warga pun dengan ikhlas mengeluarkan koceknya secara sukarela.
Menurut kepercayaan budaya Tionghoa, Barongsai bukan sekadar tarian atau pertunjukan. Barongsai juga dipercaya mampu mengusir roh-roh jahat dan tidak dikendalikan roh jahat tersebut.
Menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa, Barongsai menceritakan tentang seorang budak kecil yang hendak dimangsa raksasa yang suka merusak tanaman masyarakat. Lalu muncul seekor singa menghadapi raksasa jahat. Raksasa jahat itu akhirnya mati dalam perkelahian. Berdasarkan legenda itu, tradisi Barongsai akhirnya menjadi budaya etnis Tionghoa.
"Saya membuat pertunjukan ini sebagai hiburan kepada masyarakat, juga mengusir roh-roh jahat yang ada di tempat-tempat usaha. Pertunjukan Barongsai ini juga untuk merayakan Tahun Baru Imlek," terang Wongsodo, koordinator lapangan pertunjukkan.
Wongsodo mengatakan, selain pertunjukan budaya etnis Tionghoa, mereka juga mengamen dengan pertunjukkan Barongsai tersebut. Namun tidak mematok berapa uang yang harus diberikan. "Seikhlas hati saja," katanya.
Pantauan www.inilahmedan,com, masyarakat setempat terlihat mengikuti ke mana arah tujuan pertunjukan Barongsai. Masyarakat mengaku terhibur.
"Kami semua terhibur melihat aksi pertunjukan Barongsai ini. Terlebih-lebih anak-anak," kata Rico, warga Kisaran. (tmp)
