|

Habis Ujian Main Judi, 4 Pelajar Ini Dipangkas Cepak


INILAHMEDAN - Medan: Kelakuan 4 pelajar ini jangan pernah ditiru. Lihat saja ulah mereka. Selesai ujian sekolah, keempat pelajar di Yayasan Pendidikan Bina Bersaudara, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, ini malah bermain judi jisong di Simpang 4 Lampu Merah Titi kuning, Selasa (22/03/2016) siang. Mereka pun akhirnya diamankan polisi dan dihukum pangkas cepak.

Keempat pelajar itu yakni KV (15) Kelas 2 SMP, warga Jalan Brigjen Zein Hamid, Gang Sahabat, Medan. DW (15) kelas 1, warga Jalan STM, Gang Suka Eka, Medan Johor. RIS (16) kelas 2 SMP, warga Jalan Tritura, Gang Suka Eka, Medan Johor. Kemudian AL (16) kelas 2, warga Jalan Brigjen Hamid, Gang Manggis, Medan Johor. Kini keempatnya digiring ke Polsek Delitua.

Polisi juga mengamankan barang bukti Honda Spacy BK 2286 ACE, Honda Revo BK 3307 CY, Honda Bead BK 2878 AFK, Yamaha Mio BK 5062 ABK, 1 set kartu domino, uang tunai Rp14 ribu serta 1 lembar potongan tripleks sebagai alas untuk bermain judi.

Di kantor polisi, keempat pelajar ini langsung diberikan pembinaan dan mengucapkan butir Pancasila secara bergantian. Setelah itu, kepala keempat pelajar ini dipangkas dengan menggunakan gunting.

Kapolsek Delitua melalui Kanit Reskrim Iptu Jonathan ketika dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan keempat pelajar tersebut.

"Begitu kita amankan, kita lalu memberikan pembinaan. Disaksikan orangtuanya, para pelajar itu kemudian kita suruh membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya dan kemudian kita serahkan kepada keluarganya," kata Iptu Jonathan.

Sementara, RIS mengaku kalau ia nekat bolos sekolah lalu bermain domino  atas ajakan temannya AL, pelajar otomotif. "Kami diajak anak atomotif bang. Ayok kita main domino katanya," bilang pelajar kelas 2 SMP ini. Na
Komentar

Berita Terkini