![]() |
| Anak-anak di Belawan membutuhkan tambahan sekolah menengah pertama (SMP) negeri agar akses pendidikan lebih mudah dijangkau.(foto: bsk) |
INILAHMEDAN - Medan: Anak-anak di Belawan membutuhkan tambahan sekolah menengah pertama (SMP) negeri agar akses pendidikan lebih mudah dijangkau. Saat ini Belawan baru memiliki satu SMP Negeri yang berada di Sicanang, sementara jumlah penduduk usia sekolah membutuhkan dukungan fasilitas pendidikan yang lebih memadai.
Kebutuhan tersebut mendorong pembangunan SMP Classrooms of Hope di Jalan Karo, Belawan. Pembangunan sekolah yang ditandai dengan peletakan batu pertama, Kamis (15/10/2026), itu ditargetkan dapat menampung sekitar 300 siswa.
“Kita tahu di Belawan hanya ada satu SMP, yaitu di Sicanang. Dengan begitu banyaknya penduduk dan anak-anak di Belawan, kita masih kekurangan sekolah SMP,” ujar Rico Waas.
“Alhamdulillah, hari ini pembangunannya sudah dimulai. Mudah-mudahan bisa segera selesai dan dimanfaatkan masyarakat Belawan,” katanya.
Pembangunan SMP ini kolaborasi PT Belawan New Container Terminal (BNCT), PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan DP World Foundation melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) bertajuk Tumbuh Bersama.
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menyediakan lahan 5.000 meter persegi, dukungan pembiayaan dari DP World Foundation melalui PT BNCT. Fasilitas sekolah akan diserahterimakan kepada Pemko Medan untuk dikelola.
“Melalui pendidikan, kita mempersiapkan generasi muda dengan pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Sejumlah pejabat dan perwakilan lembaga turut menghadiri peletakan batu pertama tersebut, di antaranya Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia Abdulla Salem Al Dhaheri, Direktur Jenderal Dubai Customs sekaligus anggota dewan DP World Foundation Abdulla Busenad, Wakil Presiden Eksekutif DP World Asia Pasifik Galylynne Neil, Presiden Direktur BNCT Muhammed Suffian Abdul Manaf, Direktur Hubungan Kelembagaan PT Pelindo Hendri Ginting, Komandan Kodaeral I Belawan Laksamana Muda TNI Deny Septiana, dan sejumlah pimpinan perangkat daerah.(imc/bsk)
