|

61.170 Pohon Ditanam, Medan Mengarah Jadi Kota Rimbun dan Asri

Kota Medan diprediksi menjadi kota yang rimbun dan asri. Sebanyak 61.170 batang pohon ditanam di 21 kecamatan di kota ini. Proses penanaman pohon ditargetkan rampung akhir Oktober 2026.(foto: dok)

INILAHMEDAN - Medan: Kota Medan diprediksi menjadi kota yang rimbun dan asri. Sebanyak 61.170 batang pohon ditanam di 21 kecamatan di kota ini. Proses penanaman pohon ditargetkan rampung akhir Oktober 2026.

Penanaman pohon dilakukan sebagai pengganti atas penebangan 2.788 pohon terdampak proyek pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) Medan, Binjai, Deliserdang (Mebidang).

"Sebagai penggantinya, sebanyak 61.170 batang pohon ditanam di 341 titik yang tersebar di 21 kecamatan di Kota Medan," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan Melvi Marlabayana dalam Sosialisasi Pembangunan BRT di Balai Kota Medan, Selasa (11/08/2026).

Sosialisasi dipimpin Wali Kota Medan Rico Waas diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan Laksamana Putra Siregar dan dihadiri sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait.

"Sampai kemarin, sudah 14.377 pohon pengganti ditanam. Penanaman masih terus berlangsung di sejumlah lokasi yang menjadi bagian dari pembangunan BRT di Medan," katanya.

Penanaman dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah. Di wilayah utara dan barat, penanaman mencakup Kecamatan Medan Belawan sebanyak 3.049 pohon, Medan Labuhan 10.140 pohon, Medan Marelan 1.438 pohon, Medan Deli 2.996 pohon, Medan Sunggal 719 pohon, serta Medan Helvetia sebanyak 2.473 pohon.

Di wilayah selatan dan sekitarnya yakni Kecamatan Medan Selayang 5.633 pohon, Medan Tuntungan 13.712 pohon, Medan Johor 2.080 pohon, Medan Amplas 3.734 pohon, Medan Denai 318 pohon, dan Medan Tembung 342 pohon.

Wilayah timur dan pusat mencakup Kecamatan Medan Timur 1.297 pohon, Medan Perjuangan 94 pohon, Medan Barat 726 pohon, dan Medan Petisah 356 pohon.

Di wilayah pusat dan sekitarnya, Kecamatan Medan Baru 2.248 pohon, Medan Polonia 3.574 pohon, Medan Kota 231 pohon, Medan Area 130 pohon, serta Medan Maimun 4.710 pohon.

Melvi menegaskan, penanaman pohon pengganti menjadi tanggung jawab kontraktor pembangunan BRT. Kontraktor juga harus memastikan pohon yang telah ditanam tetap terpelihara.

“Kontraktor melakukan pemeliharaan pohon yang telah ditanam selama satu tahun setelah proses penanaman,” katanya.(imc/bsk)




Komentar

Berita Terkini