INILAHMEDAN - Simalungun: Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Simalungun menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Tahun 2026 dengan mengusung tema: “Menetapkan langkah organisasi kompak, solid, berjuang untuk mendukung swasembada pangan menuju Indonesia Emas 2045”.
Kegiatan ini berlangsung selama satu hari penuh di Balei Harungguan Tuan Rondahaim Saragih, Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Sumatera Utara, dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora selaku perwakilan Bupati Simalungun, Kamis (25/6/2026)
Sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat kabupaten, Muscab menjadi momen penting untuk mengevaluasi kinerja dan program kerja periode sebelumnya, merencanakan langkah ke depan, serta memilih kepengurusan baru untuk masa bakti berikutnya.
Acara ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan dari Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara, para Camat, serta utusan Kwartir Ranting dari seluruh wilayah Simalungun.
Kadis Pemuda dan Olahraga Kabupaten Simalungun, Bob Presly Saragih melaporkan bahwa materi dan bahan sidang dalam agenda Muscab 2026 ini terdiri dari draf jadwal dan agenda Muscab, draf tata tertib Muscab, draf rencana kerja Kwarcab dan draf surat keputusan-keputusan Muscab.
Dalam sambutannya, Wahyudi yang mewakili Ketua Kwarda Sumut berharap seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh. Wahyudi menekankan agar hasil Muscab nantinya mampu membawa kemajuan organisasi dan menjadikan Gerakan Pramuka Simalungun semakin erat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Simalungun.
Sementara itu, sambutan tertulis Bupati selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang dibacakan oleh Sekda. Di dalamnya disampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi seluruh jajaran Pramuka yang telah berhasil membina generasi muda menjadi pribadi yang berkarakter, disiplin, mandiri, serta memiliki semangat pengabdian yang tinggi.
Namun, Sekda mengatakan, di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi yang menghapus batas ruang dan waktu, muncul tantangan baru yang mengancam generasi muda. Di antaranya adalah maraknya judi online, tindakan perundungan, konten negatif, penyalahgunaan narkotika, hingga masuknya pengaruh budaya asing yang perlahan mengurangi semangat gotong royong dan rasa nasionalisme.
Sekda juga mengingatkan agar Muscab tidak hanya penyusunan rencana lima tahunan, tetapi juga momen evaluasi mendalam untuk merumuskan arah kebijakan yang lebih adaptif dan relevan dengan tantangan zaman.
“Mari kita alihkan energi dan waktu anak-anak dari penggunaan gawai yang berlebihan ke dalam kegiatan Pramuka yang seru, sehat, dan produktif. Hasilkan keputusan terbaik demi kemajuan Pramuka di bumi Habonaron Do Bona yang kita cintai ini,” pungkas Sekda.
Setelah melalui berbagai tahapan yang dilaksanakan memutuskan Sekda Mixnon Andreas Simamora terpilih sebagai Ka Kwarcab Gerakan Pramuka Simalungun Periode 2026-2031.(imc/har)
