|

Dugaan Penganiayaan Warga, Afif Abdillah: Sanksi Tegas AT Tunggu Proses Hukum

 

Ketua NasDem Kota Medan Afif Abdillah.(foto: bsk)

INILAHMEDAN - Medan: Ketua NasDem Kota Medan Afif Abdillah memastikan menjalankan mekanisme partai memberikan sanksi tegas terhadap oknum anggota DPRD Medan dari Fraksi NasDem berinisial AT jika secara hukum terbukti melakukan penganiayaan kepada warga.

Sanksi tegas terhadap AT - seperti pergantian antar waktu sebagai wakil rakyat atau PAW, atau sanksi tegas lainnya - kata Afif Abdillah, tentu saja menunggu hasil proses hukum lantaran kadernya itu telah dilaporkan ke Polrestabes Medan.

"Kita memastikan itu. Partai akan bertindak tegas jika memang terbukti. Jadi kita masih menunggu selesai proses hukumnya," kata Afif Abdillah kepada pers usai rapat paripurna di DPRD Medan, Senin (22/06/2026).

Hanya saja informasinya kemari, kata Afif, pihaknya mendengar AT sedang melakukan upaya restorative justice (RJ) atas dugaan kasus penganiayaan itu.

"Informasi seperti apa, kami akan memanggil yang bersangkutan minggu depan. Dia kita kasih waktu seperti apa upaya RJ yang dilakukannya," katanya.

Soal sikap partai seperti apa, kata dia, tergantung hasil RJ-nya seperti apa.

"Cuma kan problemnya, jujur kita gak tau RJ-nya seperti apa. Kami kan dari partai tidak punya bukti. Bukti kan dipegang aparat hukum. Karena posisi hari ini secara aturan kan harus menunggu inkrah dari hukum," kata putra mantan Wali Kota Medan Abdillah ini.

Menjawab aksi unjuk rasa agar AT di PAW dari wakil rakyat, menurut Afif, ada prosedurnya. Tapi apa pun itu, tegas dia, partai tidak setuju dengan kekerasan.

"Tapi kondisinya sudah dilaporkan ke hukum maka kita menunggu proses hukum. Jika proses hukum menyatakan (AT) bersalah, inkrah, ya sudah. Sudah harus kita laksanakan. Bersalah atau tidak, peradilan yang memutuskan," katanya.

Sebagaimana diketahui, AT dilaporkan ke Polrestabes Medan terkait kasus dugaan penganiayaan yang dilakukannya kepada warga. Kasus ini memantik unjuk rasa di DPRD Medan agar AT ditindak tegas. Massa juga meminta AT di PAW. (imc/bsk)

Komentar

Berita Terkini