![]() |
| Wali Kota Medan Rico Waas meninjau titik rawan banjir di Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Jumat (08/05/2026).(foto: bsk) |
INILAHMEDAN - Medan: Wali Kota Medan Rico Waas meninjau titik rawan banjir di Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Jumat (08/05/2026).
Di sana Rico Waas menemukan fakta bahwa saluran air masih bersifat alami dan tidak sanggup menampung debit air yang tinggi. Dampaknya air meluap ke badan jalan hingga masuk ke pekarangan rumah dan area sekolah.
"Pendidikan dan mobilitas warga tidak boleh kalah oleh luapan air," tegas Rico Waas.
Didampingi Kepala Dinas SDABMBK Khairul Azmi, Camat Medan Deli M Aidiel Putra Pratama dan Kabag Prokopim Arafat Syam, Rico Waas menyisir Jalan Mangaan I dan Jalan Bahagia untuk mencari akar masalah yang selama ini menghantui warga saat hujan deras melanda.
Salah satu titik krusial yang menjadi perhatian utama adalah kawasan Perguruan Swasta Bahagia. Rico Waas menegaskan akses pendidikan tidak boleh terganggu oleh masalah infrastruktur.
"Kita tidak ingin aktivitas masyarakat, terutama anak-anak sekolah terganggu hanya karena saluran air yang tersumbat dan terlalu kecil. Akses sekolah harus bebas banjir!" tegas Rico Waas.
Rico Waas langsung menginstruksikan Khairul Azmi segera melakukan normalisasi total. Seperti pelebaran saluran drainase dan penggunaan sistem U-Ditch agar aliran air lebih terukur, lancar, dan mudah dalam pemeliharaan jangka panjang.(imc/bsk)
