|

Injak-injak Rumput Stadion Teladan Masih Dalam Perawatan, Komunitas Pelari Sampaikan Permohonan Maaf Terbuka

Komunitas BanBan Running Club menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Kota Medan. Sebelumnya komunitas lari itu sempat viral lantaran masuk Stadion Teladan tanpa izin dan menginjak-injak rumput yang masih dalam perawatan.(foto: ist)

INILAHMEDAN - Medan: Komunitas BanBan Running Club menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Kota Medan. Sebelumnya komunitas lari itu sempat viral lantaran masuk Stadion Teladan tanpa izin dan menginjak-injak rumput yang masih dalam perawatan.

Permohonan maaf tersebut mereka tuangkan dalam surat pernyataan sikap dan klarifikasi yang terdiri dari empat halaman.

Dalam pernyataannya, BanBan Running Club mengakui konten yang mereka unggah telah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat, khususnya para pecinta sepak bola di Kota Medan.

“Atas nama komunitas BanBan Running Club, kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya karena konten yang kami upload di media sosial menimbulkan polemik yang begitu ramai,” tulis komunitas tersebut dalam surat klarifikasi yang diunggah melalui akun resmi Instagram mereka, Jumat malam (29/05/2026).


Mereka menegaskan sejak awal tidak pernah punya niat membuat konten yang belakanyan memicu keresahan publik. Niat mereka murni sebagai bentuk antusiasme terhadap Stadion Teladan Medan yang baru selesai dibangun dan dipakai sebagai untuk Piala AFF U-19.

BanBan Running Club menjelaskan awalnya mereka di undangan panitia penyelenggara Piala AFF U-19 2026 pada 16 Mei 2026. Mereka diminta membantu mempromosikan sekaligus menggaungkan Stadion Teladan Medan yang baru direnovasi.

Pada 26 Mei 2026, mereka survei ke Stadion Teladan. Di mereka hanya didampingi petugas keamanan stadion tanpa arahan maupun panduan teknis dari panitia.

Keesokan harinya, BanBan Running Club mulai mempromosikan stadion lewat video dan diupload ke media sosial. Belakangan video itu memicu kegaduhan. Bahkan Wali Kota Medan Rico Waas sempat marah.

“Kami tidak pernah memiliki niat buat gaduh," tulis mereka.

Dalam klarifikasinya, BanBan Running Club menegaskan tidak menerima bayaran terkait kegiatan promosi tersebut. Ke depan mereka berjanji akan lebih berhati-hati serta meningkatkan koordinasi dengan seluruh pihak sebelum melakukan kolaborasi maupun kegiatan promosi serupa.

“Besar harapan kami agar seluruh masyarakat luas dapat menerima permohonan maaf kami,” tulis mereka.(imc/bsk)

Komentar

Berita Terkini