|

PUD Pembangunan Terus Merugi, Rico Waas Prioritaskan 4 Aset Untuk Profit

Wali Kota Medan Rico Waas mendorong PUD Pembangunan dengan memprioritaskan empat aset utama sebagai motor kebangkitan BUMD tersebut.(foto: bsk)

INILAHMEDAN - Medan: Wali Kota Medan Rico Waas mendorong PUD Pembangunan dengan memprioritaskan empat aset utama sebagai motor kebangkitan BUMD tersebut.

"Harus ada pembenahan total dengan empat aset utama itu. Ini motor penggerak," kata Rico Waas dalam paparan rencana kerja Direksi PUD Pembangunan di Balai Kota Medan, Jumat (20/02/2026).

Menurut Rico Waas, perusahaan daerah itu tidak bisa lagi berjalan dengan pola lama. Reformasi manajemen, disiplin bisnis, dan langkah konkret menjadi kunci. Dari lima unit usaha yang dikelola, yakni Pergudangan Kota Tanjung Mulia (PKTM), Kolam Renang Deli, Gelanggang Remaja, Taman Margasatwa Medan (Medan Zoo), dan Rusunawa Amplas, menurut Rico, empat di antaranya memiliki potensi profit jika dikelola profesional.

PKTM misalnya, lahan seluas 12,5 hektar itu baru termanfaatkan sekitar 4 hektar. Rico Waas membuka opsi pemanfaatan lahan lewat pembangunan mandiri maupun kerja sama pihak ketiga apabila kondisi fiskal daerah belum memungkinkan investasi penuh.

“Kalau keuangan kita berat, ayo kita kerja sama. Tapi ini harus bergerak. Jangan stagnan,” tegas Rico Waas.

Kata Rico, Kolam Renang Deli dan Gelanggang Remaja yang berada di pusat kota seharusnya menjadi aset paling produktif. Termasuk juga Kolam Renang Deli.

Rico Waas mengatakan Pemko Medan tidak menutup kemungkinan penyertaan modal. Namun suntikan dana hanya bisa diberikan jika rencana bisnis benar-benar komprehensif, terukur dan realistis.

Dirut PUD Pembangunan Septianus Bate’e memaparkan kondisi riil perusahaan yang masih defisit rata-rata Rp289 juta perbulan. Unit pergudangan menjadi penopang utama dengan kontribusi 73,25 persen dari total pendapatan. Namun beban operasional Rp367 juta perbulan, PBB sekitar Rp1,2 miliar pertahun, serta tunggakan hak pegawai membuat perusahaan belum sehat secara finansial.

"Kolam Renang Deli dan Taman Margasatwa Medan masih merugi, sementara Gelanggang Remaja dan Rusunawa Amplas mencatat surplus tipis," jelasnya.

"Transformasi Medan Zoo juga disiapkan melalui rebranding dan perubahan konsep pengelolaan," ujarnya.(imc/bsk)

Komentar

Berita Terkini