-->
    |

Penertiban Usaha Botot di Atas Parit Ricuh, Antonius: Bongkar Saja


INILAHMEDAN - Medan: Pembongkaran bangunan yang menutup parit di depan usaha botot milik Afuk di Jalan Karya yang dilakukan Dinas PU Kota Medan nyaris bentrok, Senin (21/06/2021).

Pembongkaran disaksikan anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor, Camat Medan Barat Rudi F Lubis, Ketua LSM Tamperak (Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi) Andi Panggabean dan petugas Satpol PP Kota Medan.

Kericuhan berawal karena pembongkaran sempat dihalang-halangi Ketua LSM Tamperak Andi Panggabean. Perang mulut terjadi antara petugas dan LSM itu.

Menurut Kepala UPT PU Medan Barat Warsidi, pembongkaran penutup parit dilakukan setelah pihaknya telah menyurati pengusaha botot untuk yang ketiga kalinya agar membongkar sendiri bangunan usaha botot yang menutup parit tersebut. Pembongkaran dilakukan untuk melakukan pengorekan parit guna meminimalisir banjir di kawasan itu.

"Sudah kita surati untuk ketiga kalinya. Tapi tidak dindahkan. Makanya kita datang untuk membongkarnya," kata Warsidi.

Sementara itu, warga bernama Fredi Sitinjak dan S Sinulingga yang sebelumnya sempat adu mulut dengan Ketua LSM Tamperak.

"Masak LSM ini mau aja dibenturkan dengan warga demi membela kepentingan pengusaha botot ini. Ke mana pikirannya, mau melawan program dari Kota Medan Bobby Nasution," kata warga.

Sementara Antonius Tumanggor terus mengawasi jalannya pembongkaran coran di atas parit tersebut.

"Selaku anggota dewan, saya hanya menjalankan amanat warga atas keberatan warga terhadap pengusaha botot yang melakukan bongkar muat barangnya di bahu jalan," jelasnya.

Oleh sebab itu, sambung anggota Komisi IV DPRD Medan yang juga Sekjen IPK Sumut ini, untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, Pemko Medan harus melakukan penertiban kepada pengusaha barang bekas ini.

"Sudah jelas izin operasional botot ini tidak ada, termasuk AMDAL Lalinnya juga. Selain itu, keberadaannya tidak ada menguntungkan warga, malah sering menimbulkan banyak masalah. Jadi, tutup aja operasional botot ini," tegas Antonius.(imc/bsk)

Komentar

Berita Terkini