-->
    |

Wali Kota Umar: UIN Segera Bangun 2 Fakultas di Tebingtinggi



INILAHMEDAN - Tebingtinggi: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan menerima audiensi beragam organisasi terkait rencana pembangunan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) di Kota Tebingtinggi, kemarin.

Mereka yang beraudiensi antara lain pengurus Barisan Muda Al-Ittihadiyah, Dewan Pengurus Daerah Al-Ittihadiyah, Angkatan Putri Al-Washliyah, Pengurus Daerah Al-Washliyah, Pengurus Ikatan Guru dan Dosen Al-Washliyah, Pengurus Daerah HIMMAH Al-Washliyah dan Pengurus Daerah Ikatan Pelajar Al-Washliyah. Mereka dmemberikan dukungan pembangunan UINSU di Tebingtinggi.

Dalam audiensi tersebut hadir Kepala Dinas Kominfo Kota Tebingtinggi Dedi Parulian Siagian dan Kepala Badan Kesbangpol Kota Tebingtinggi Zubir Husni Harahap.

Walikota Tebingtinggi IUmar Zunaidi Hasibuan mengatakan pembangunan perguruan tinggi di Kota Tebingtinggi merupakan tuntutan masyarakat.

"Lantas kita menemui Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) agar mendirikan USU di Tebingtinggi. Namun mereka tidak sanggup, karena kesulitan personel dan biaya operasional," kata Umar.

Kemudian Umar berangkat ke Kementerian Kesehatan, karena sedang menghadapi Covid ini, Kementerian Kesehatan tak sanggup membangun Ppeendidikan tinggi di Tebingtinggi.

"Akhirnya saya ke Kementerian Agama menjumpai Sekjen dan UIN menyambut baik. Maka di Jakarta ditandatangani kesepakatan kita, letter of intent. Setelah itu dibentuklah tim untuk melakukan inventarisasi apa saja yang mau diserahkan. Berdasarkan Permendagri, kalau nilainya di atas Rp5 miliar makan diperlukan rekomendasi dari DPRD. Kita hitung aset kita, lebih dari Rp15 miliar," kata Umar.

Oleh karena itu, kata dia, bersama UIN, pihaknya menyampaikan surat untuk minta rekomendasi ke DPRD.

"ami berharap ini bisa terealisasi dengan cepat supaya bisa beroperasional tahun 2021-2022 ini," katanya.

Kata Umar, semula mereka berharap hanya dibangun 1 fakultas, tapi oleh UIN diusulkan 2 fakultas. Yakni Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ekonomi Bisnis Islam dan seluruh personil pegawai di Akbid dialihkan ke UIN dan UIN menerima," katanya.

Rencana pembangunan 2 fakultas, kata Umar, tapi tak tertutup kemungkinan dibangun fakultas lain. Misalnya UIN buka Fakultas Kedokteran. Di tempat kita banyak rumah sakit kalau ada yang mau tempat praktek, tempat co-As. Tapi dengan 2 fakultas ini kita harap berkembang," harapnya.(imc/tuah)

Komentar

Berita Terkini