-->
    |

'Seram' Praktik Judi Bebas Di STM Hilir


INILAHMEDAN
- STM Hilir : Masyarakat desa Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hilir, Deliserdang menyayangkan bebasnya praktik judi Togel (toto gelap) di sejumlah tempat sekitar pemukiman warga. 

Baik tokoh agama pun tidak dapat berbuat dengan maraknya perjudian di desa mereka. Akibatnya, tingkat penyakit masyarakat (Pekat) tersebut semakin merajalela sehingga membuat ketidaknyamanan warga.  

" Kalo judi togel dah berakar di Talun kenas ini. Padahal janji Kapolda mau memberantas judi togel seperti katanya tahun lalu. Tapi tak jelas dijalankan terutama di desa kami ini," ujar salah seorang tokoh agama marga Tarigan pada wartawan, kemarin. 

Ia mengatakan judi tersebut sungguh menjanjikan dengan hadiah yang menggiurkan sampai ratusan juta rupiah bila tertebak. Namun ironisnya, pihak kepolisian setempat bagai 'tutup mata' terhadap praktik judi itu. 

" Apalagi warung tukang tulis togel itu hanya berjarak 50 meter dari rumah ibadah yakni Masjid dan Gereja. Parahnya operasi perjudian itu sudah berlangsung puluhan tahun. 

Mungkin hal ini sudah menjadi darah daging warga sehingga merasa judi yang dilarang agama manapun, bebas disini. Makanya pihak kepolisian diam," katanya. 

Menurutnya, walau ditanya sama sipenulis togel soal siapa bosnya, pasti dia mengaku tak tahu. " Itulah herannya kita di sini. Ada penulisnya, tapi bosnya tidak tahu siapa," ucapnya. 

Senada, seorang tokoh masyarakat mengaku khawatir terhadap para pemuda desa mereka akan terpengaruh dengan judi Togel tersebut bila tidak segera diberantas oleh pihak penegak hukum. 

" Kita begitu khawatir dengan generasi muda disini, karena bebasnya judi togel itu bisa mengkibatkan hancurnya masa depan mereka," tegas tokoh masyarakat itu marga Barus.     

Para tokoh agama dan masyarakat itu meminta Kapoldasu Irjen Martuani Sormin melalui Kapolresta Deli Serdang agar menindak tegas sejumlah praktik judi di desa mereka. 

" Kita berharap supaya polisi bertindak tegas. Sebab setahu kami judi di negara ini belum legal tapi kenapa tak pernah ditindak," ungkap mereka. 

Salah seorang ibu rumah tangga mengaku boru Ginting menuturkan bahwa suaminya sudah begitu kecanduan akan judi Togel tersebut. Sehingga gaji satu harian yang diperoleh habis untuk dipasangkan ke Togel tanpa ada sisa. 

" Bukan pernah kena suamiku masang togel itu, tapi lalap dipasangnya. Katanya ada sydney, ada singapore, ada hongkong ku dengar sekali pasang habis gaji satu hari," sebutnya. 

Menyoal akan hal itu, Kaposek Talun Kenas AKP Hendra Tambunan yang dicoba untuk dikonfirmasi oleh wartawan melalui pesan singkat dengan WhatsAp memilih bungkam dan hanya membaca pesan. (imc/joy) 


Komentar

Berita Terkini