-->
    |

Lepas Personil Serpas, Kapolda Sumut Tambahi Uang Saku


INILAHMEDAN
- Medan : Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin melepas 713 personil yang ditugaskan atau Bawah Kendali Operasi (BKO) di Kabupaten Nias Selatan (Nisel), Sabtu (05/12/20). 

Pelepasan para personil tersebut dalam rangka membantu pengamanan Pilkada serentak pada tahun ini. 

Kapolda menyebutkan, seluruh personil yang ditugaskan ke daerah tersebut sebelumnya telah menjalani test swab PCR. 

" Sebelum kita kirim, kita pastikan anggota semuanya sehat, test swab sebanyak dua kaIi. Artinya semua yang BKO ke Nias ini Harus sehat," sebutnya usai apel pergeseran pasukan (Serpas) di lapangan KS Tubun Mapolda Sumut. 

Ia berharap dengan dikirimnya personil ke Kabupaten Nias Selatan dapat membantu Polres setempat dalam rangkaian pengamanan pemilihan kepala daerah di wilayah tersebut. 

" Semoga aman dan terkendali," katanya. 

Martuani menyebutkan, para personil ini akan ditugaskan selama sepekan. Bila memang situasi tidak kondusif, maka tugas akan diperpanjang. 

" Tergantung situasi, dalam perintahnya dua hari setelah pencoblosan, kalau situasi tidak kondusif akan diperpanjang," jelas dia. 

Kapolda juga memberi pesan kepada anggota yang di-BKO untuk menjalankan tugas dengan baik. "  Jaga kesehatan, saya tidak mau anggota pulang dengan kondisi sakit," ucapnya. 

Disamping itu, Kapolda juga memberi uang saku tambahan terhadap 713 personil yang ditugaskan atau Bawah Kendali Operasi (BKO) ke Kabupaten Nias Selatan (Nisel) tersebut. 

" Kenapa kita tambah uang perjalanan, karena Kabupaten Nisel paling jauh, sementara uang saku baru dapat di Nisel,” terangnya. 

Dia sendiri sudah melakukan pengecekan dan wawancara kepada para personil terkait keuangan para personil yang akan berangkat ke Nisel. 

" Kita lakukan pengecekan terhadap anggota, makanya saya ambil keputusan, kita tambah uang perjalanan mereka dari Medan ke Sibolga, Sibolga ke Nias,” ungkapnya.

Turut berhadir Waka Polda Sumut Brigjen Dadang Hartanto, Kabid Humas Kombes Tatan Dirsan Atmaja dan para pejabat utama. (imc/joy) 


Komentar

Berita Terkini