-->
    |

Judi Togel Kembali Marak di Asahan, Polisi Didesak Berantas


INILAHMEDAN - Asahan: Sempat menghilang, praktik judi toto gelap (togel) Hongkong dan Togel Singapore kembali marak di wilayah Kota Kisaran dan sekitarnya.

Kondisi ini mengundang keprihatinan dari sejumlah kalangan. Salah satunya Ustad Abdul Rahman Rivai, penasehat Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII) Kabupaten Asahan.

Kepada wartawan, Jumat (09/10/2020), dia mengatakan siap berperan dalam pemberantasan perjudian togel yang saat ini kembali menjamur di wilayah Asahan.

Menurut Rivai, praktik judi togel yang saat ini berlangsung sudah teroganisir dan tertata rapi. Pihaknya siap mendukung Polres Asahan dalam memberantas praktik perjudian tersebut.

“Kami mendukung aparat kepolisian untuk menindak tegas pelaku perjudian. Sebab togel dan bentuk perjudian lainnya pernah bisa hilang di Kabupaten Asahan, khususnya Kota Kisaran, terlebih lagi sejak kepemimpinan Kapolres Nugroho Dwi Karyanto," kata Rivai.

Penasehat DDII Asahan itu mengatakan heran kenapa judi togel Hongkong dan togel Singapore bisa marak lagi dalam seminggu terakhir ini. Padahal sebelumnya Kapolres Asahan di bawah kepimpinan Nugroho Dwi Karyanto bisa menutup praktik judi togel di Asahan.

Salah satu penulis togel di Kota Kisaran yang tidak mau identitasnya disebutkan mengaku bahwa praktik permainan ini telah di buka secara terbuka sejak beberapa hari ini. Praktik perjudian tersebut masih diisi penulis lama yang sebelumnya sudah malang melintang di permainan tersebut.

"Gak tau kita bang siapa yang di atas pemainnya. Katanya pemain lapangannya masih tetap orang lama," ucapnya.

Hasil pantauan wartawan, togel Singapore buka seminggu 5X (Senin, Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu) sedangkan togel Hongkong setiap malam.

Hadiah togel Singapore dan Hongkong sama. Bila pemain beli 2 angka Rp1.000 diberi hadiah Rp70.000, sedangkan 3 Angka Rp1.000 di beri hadiah Rp500.000, sementara beli 4 angka Rp1.000 di beri hadiah Rp3.000000. Minimal pembelian Rp 2.000.(imc/adlin)

Komentar

Berita Terkini