-->
    |

Pegawai Positif Covid-19, BPJS Kesehatan Tutup Pelayanan Langsung


INILAHMEDAN - Medan: Setelah terkonfirmasi adanya pegawai yang positif Covid-19, pelayanan langsung di kantor Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Medan ditutup.

Seluruh kegiatan layanan administrasi kepada peserta JKN-KIS dan masyarakat Kota Medan diubah menjadi online.

Hal ini dikatakan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan Sari Quratul Ainy saat dihubungi, Rabu (28/07/2020).

“Minggu ini kami menunggu hasil swab teman-teman yang sudah selesai masa isolasinya dulu. Baru kemudian diputuskan pelayanan langsung kapan bisa dibuka kembali,” katanya.

Sebelumnya BPJS Kesehatan Medan mengumumkan penghentian sementara kegiatan layanan administrasi tatap muka langsung dari tanggal 13 sampai dengan 24 Juli. Kemudian diperpanjang karena beberapa pegawai lainnya dinyatakan positif.

Sari menjelaskan, selama penghentian kegiatan layanan administrasi tatap muka, pihaknya memastikan pelayanan tetap dapat dilakukan melalui kanal-kanal yang sudah disiapkan.

“Prioritas kami adalah tetap memberikan pelayanan administasi kepada peserta. Selain peserta dapat menghubungi care center BPJS Kesehatan di 1500 400, atau aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Cabang Medan juga menyediakan nomor whatsapp yang dapat dihubungi oleh peserta untuk pelayanan informasi, pengaduan peserta serta layanan administrasi” katanya.

Sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19, Sari mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Medan. Pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan pada seluruh fasilitas kantor sejak Sabtu (11/07/2020) lalu.

Sari juga mengaku pihaknya telah melakukan contact tracking terhadap pegawai yang dinyatakan positif Covid-19 dan melakukan tes lanjutan kepada para pegawai lainnya.

"Mulai Senin (13/07/2020) lalu, BPJS Kesehatan Cabang Medan mengharuskan para pegawai untuk bekerja dari rumah khususnya kepada pegawai yang sedang hamil, menyusui dan berusia di atas 50 tahun. Untuk pegawai yang melakukan kontak langsung kepada pegawai yang dinyatakan positif akan dilakukan karantina mandiri serta akan dilakukan tes lanjutan sesuai protokol yang telah ditentukan,” katanya.

Sementara itu, BPJS Kesehatan Sumut yang juga berkantor di gedung yang sama juga terpantau masih menerapkan Work From Home (WFH) kepada para pegawainya. (imc/fat)
Komentar

Berita Terkini